Respons Mamah Dedeh Hanya Senyum Dengar Ucapan Seorang Wanita Mengaku Anaknya
Pihak keluarga menyebut ucapan wanita pada video yang menngaku anak Mamah Dedeh adalah hoaks. Namun, mereka tak ada niat lapor polisi.
Editor:
Willem Jonata
Di sisi lain, Mamah Dedeh memiliki cita-cita menjadi pelukis.
Akhirnya, Mamah Dedeh melanjutkan pendidikan di Institut Agama Islam Syarief Hidayatullah atau Universitas Islam Negeri demi menuruti keinginan sang ayah.
Saat itu, Mamah Dedeh menempuh pendidikan di Fakultas Tarbiyah (pendidikan).
Kemudian, Mamah Dedeh menikah dengan kakak kelasnya, Syarifuddin.
Saat itu, ia memasuki kuliah tahun ketiga pada 1970.
Setelah lulus, Mamah Dedeh tinggal bersama suami di rumah mertua Tanah Abang, Jakarta dan pindah ke Depok lima tahun kemudian.
Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai empat anak.
Mamah Dedeh rupanya sudah terbiasa untuk berceramah dari satu tempat ke tempat lain sejak masih Sekolah Dasar (SD).
Kebiasaan berceramah tersebut tetap dilakukannya hingga menempuh pendidikan di IAIN Syarief Hidayatullah.
Saat sudah pindah ke Depok, Mamah Dedeh diminta mengisi pengajian di lingkungannya.
Hingga akhirnya, ia juga berceramah dari RW ke RW hingga antar kampung.
Tahun 1994, Mamah Dedeh pun diminta oleh Benyamin Sueb, pemilik Bens Radio untuk mengisi program Ngaji setiap Jumat.
Baca juga: Imel PC Baru Kembali Bertemu Anaknya, Sirajuddin Mahmud Seolah Sindir dengan Ceramah Mamah Dedeh
Ia mendapat kesempatan lantaran salah satu anak asuhnya yang bekerja di radio mengusulkan nama Mamah Dedeh pada Benyamin Sueb yang sedang mencari penceramah perempuan.
Mamah Dedeh lalu siaran di Bens Radio dengan ciri khasnya yang ceplas-ceplos.
Program itu pun mendapat respons baik dari penggemar.