Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Awal Perselisihan Reza Artamevia dan IM hingga Saling Lapor Polisi

Reza Artamevia dilaporkan ke polisi oleh IM dengan tuduhan memberikan berlian palsu sebagai jaminan pinjaman uang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Awal Perselisihan Reza Artamevia dan IM hingga Saling Lapor Polisi
kolase/instagram
Reza Artamevia. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Reza Artamevia cerita bagaimana perselisihan dirinya dengan IM bermula.

Awalnya, kerja sama antara kedua pihak berjalan lancar. Pada pinjaman pertama, Reza dan rekannya berhasil mendapatkan dana Rp 10 miliar. 

Keberhasilan ini mendorong Reza bersama rekannya mengajukan pinjaman kedua ke IM, senilai Rp 3,5 miliar pada 21 Juli 2024 dengan jaminan satu butir berlian seberat 10 karat yang telah diverifikasi keasliannya.  

“Kemudian kita ajukan lagi pinjaman pada tanggal 21 Juli, saat itu kita butuh Rp 3,5 miliar. Mereka gak masalah asal ada jaminan, dan kita kasih satu butir berlian lagi," ucap Reza Artamevia dalam siaran pers yang diterima Tribunnews.com, Rabu (11/12/2024).

"Disetujui, dan kita bawa berlian ke Mondial untuk pengecekan. Kita sama-sama melihat bahwa itu berlian asli dan menyerahkan berlian ke mereka,” kata Reza.  

Pinjaman kedua pun berhasil dicairkan. Reza bahkan memberikan keuntungan sebesar Rp 700 juta kepada IM selaku pihak pemberi pinjaman pada pertengahan Agustus 2024. 

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, persoalan mulai muncul saat Reza dan rekannya mengajukan pinjaman ketiga senilai yang membuat total pinjaman menjadi Rp 50 miliar.  

“Pada 8 Agustus 2024, kita ketemu lagi untuk disupport lebih besar dan sepakat diberikan (total) Rp 50 miliar asalkan ada jaminan lagi," ungkap Reza.

"Kita serahkan enam butir berlian sehingga total menjadi sembilan butir berlian dengan akumulasi nilai Rp 150 miliar,” jelasnya.  

Namun, dari total pinjaman yang disepakati, hanya Rp 7 miliar yang dicairkan pada 13 Agustus 2024. 

Pihak IM berjanji akan mencairkan sisa dana sebesar Rp 28,7 miliar. Pada 22 Agustus 2024, Reza melakukan pertemuan terakhir untuk menandatangani adendum.  

"Saat pertemuan itu, belum ada jatuh tempo. Beliau bilang pinjaman pertama dan kedua dimasukkan saja ke pinjaman ketiga, dan kami setuju. Tapi dari total Rp 50 miliar, dana yang cair baru Rp 7 miliar. Sisanya belum diterima,” tambahnya.

"Jadi dana yang masuk pertama Rp 10 miliar, kedua Rp 3,5 miliar dan ketiga Rp 7 miliar, sisanya masih Rp 28,7 miliar lagi," terang Reza.

Namun, hingga satu minggu kemudian, dana tersebut tidak kunjung diterima. Berbagai alasan, termasuk kendala bank, disampaikan oleh pihak IM.  

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas