Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Profil Pak Tarno, Presenter Sekaligus Pesulap Nyentrik yang Kini Idap Stroke

Berikut profil Pak Tarno, presenter sekalgus pesulap yang kini terserang stroke. Kondisi kesehatannya menurun hingga jarang tampil di TV.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Profil Pak Tarno, Presenter Sekaligus Pesulap Nyentrik yang Kini Idap Stroke
Kolase Tribunnews/ Instagram @paktarnomanagementofficial
Pak Tarno - Berikut profil Pak Tarno, presenter dan pesulap Tanah Air yang kini terserang stroke. Kondisi kesehatannya itulah yang membuat ia jarang muncul di layar televisi. 

TRIBUNNEWS.COM - Pak Tarno merupakan pesulap sekaligus komedian Tanah Air.

Ia mulai dikenal saat mengikuti ajang pencarian bakat The Master musim ketiga pada 2009.

Namanya semakin populer lantaran Pak Tarno kerap mengatakan "tolong dibantu ya, bimsalabim jadi apa, prok-prok-prok" ketika akan melakukan aksinya.

Tak hanya itu, ia juga dikenal dengan gaya nyentriknya menggunakan wig yang mirip dengan rambut vokalis D'Masiv, Rian Ekky Pradipta.

Namun, pria asal Brebes, Jawa Tengah itu tengah menderita stroke hingga menggunakan kursi roda.

Kondisi kesehatannya itulah yang membuat ia jarang muncul di layar televisi yang kemudian banting setir menjadi pedagang mainan dan ikan hias.

Lantas seperti apakah sosok Pak Tarno? Berikut profilnya.

Profil Pak Tarno

Rekomendasi Untuk Anda

Pak Tarno lahir di Brebes, Jawa Tengah pada 6 September 1950.

Ia memiliki nama lengkap Sutarno.

Pak Tarno mempunyai 10 istri. Terakhir, ia menikahi Dewi pada Februari 2024.

Baca juga: Pak Tarno Tegas Bantah Berjualan karena Disuruh Istri, Dewi: Saya Bantuin Jaga tapi Dihujat

Pak Tarno memulai kariernya sebagai penjual minyak tanah keliling. 

Ia nekat merantau ke kota Jakarta pada saat usianya masih 10 tahun.

Kemudian, pria berusia 74 tahun itu beralih menjadi penjual martabak keliling.

Dari situlah, Pak Tarno memulai bakat menyulap.

Ia mempunyai trik untuk menarik anak-anak supaya membeli dagangannya, yakni mempertunjukkan sulap setelah dagangannya habis terjual.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas