Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Nanang Gimbal Tikam Sandy Permana dalam Kondisi Sadar, Polisi Sebut Tak Terpengaruh Alkohol

Polisi sebut Nanang Gimbal tikam Sandy Permana dalam kondisi sadar, tak ditemukan pengaruh alkohol.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Nanang Gimbal Tikam Sandy Permana dalam Kondisi Sadar, Polisi Sebut Tak Terpengaruh Alkohol
Kolase Instagram WartaKotalive.com/Muhammad Azzam
Polisi sebut Nanang Gimbal tikam Sandy Permana dalam kondisi sadar. 

TRIBUNNEWS.COM - Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardy Marasabessy mengungkap fakta pembunuhan aktor Sandy Permana.

Ressa Fiardy menyebut tersangka Nanang Gimbal dalam kondisi sadar saat menikam korban.

Dalam arti lain, polisi kini belum menemukan fakta soal Nanang Gimbal terpengaruh alkohol saat melancarkan aksinya.

"Untuk masalah perihal apakah tersangka mengkonsumsi alkohol, sampai saat ini belum ditemukan fakta tersebut," ungkap Ressa Fiardy, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (16/1/2025).

Kemudian, Ressa menjelaskan soal penangkapan Nanang Gimbal.

Dikatakan Ressa, Nanang berhasil ditangkap saat tengah makan roti di sebuah warung.

Nanang sendiri disebut tak melakukan perlawanan saat ditangkap oleh polisi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat penangkapan, kebetulan tersangka ini sedang sarapan makan roti bakar."

"Untuk melakukan perlawanan tidak ada, dia sendiri," jelas Ressa.

Seperti diketahui, Sandy Permana ditemukan tewas di dekat rumahnya di kawasan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (12/1/2025)

Pemain serial Mak Lampir itu ditemukan tergeletak di jalan dekat rumahnya pada pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Saking Bencinya dengan Sandy Permana, Nanang Gimbal sampai Jual Rumah lalu Ngontrak

Saat ditemukan, terdapat sejumlah luka tusuk di tubuh sang aktor.

Sedangkan motif Nanang melakukan penikaman kepada sandy Permana yakni berawal dari rasa tersinggung dan sakit hati.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra menjelaskan, Sandy Permana sempat memberikan tatapan sinis dan meludah ke arah tersangka.

"Pelaku atau tersangka merasa sakit hati karena korban melihatnya dengan tatapan sinis dan meludah ke arahnya," kata Wira.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas