Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Kabar Terbaru Ibunda Raisa yang Berjuang Lawan Kanker Paru-paru Stadium 4

Inilah kabar terbaru kesehatan ibunda Raisa, Ria Mariaty yang divonis kanker stadium 4. Raisa dan kakaknya setia menemani ibunya melawan penyakitnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Salma Fenty
zoom-in Kabar Terbaru Ibunda Raisa yang Berjuang Lawan Kanker Paru-paru Stadium 4
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
KABAR IBU RAISA - Penyanyi Raisa mengumumkan dirinya akan menggelar tur internasional, yakni konser di Jepang pada September 2024. Terbaru Raisa nampak merawat sang ibunda Ria Mariaty yang sedang berjuang melawan kanker paru-paru stadium 4, momen tersebut diunggah sang kakak pada 23 Februari 2025 

Namun hasil berbeda justru keluar setelah Ria Mariaty mengalami batuk-batuk hingga sebulan lamanya.

Di bulan Oktober 2024, ibunda Raisa mengalami batuk selama satu bulan dan memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis paru-paru.

Dokter pun mendiagnosis kalau ibunda Raisa mengidap TBC.

Ria Mariaty bahkan sampai dirawat di rumah sakit selama dua minggu.

Setelah dua minggu opname, Ria Mariaty akhirnya diperbolehkan pulang.

Selama di rumah, ibunda Raisa harus berjuang melawan efek samping obat TBC di mana ia merasakan mual, muntah, kembung hingga pusing.

Baru tiga hari pulang ke rumah, Ria Maryati harus kembali dirawat di rumah sakit.

Rekomendasi Untuk Anda

"Timeline:
- October 2024: Mom had been coughing for a month, so she saw an internist (internal medicine specialist) and a pulmonologist (lung specialist). She was diagnosed with tuberculosis (TB/TBC, as it’s more commonly known in Indonesia) and was hospitalized for two weeks.

- After returning home: She struggled with the side effects of TB medication—severe nausea, vomiting, bloating, and dizziness. Just three days later, she had to be readmitted to the hospital.

(Kronologi:
- Oktober 2024: Ibu batuk selama sebulan, jadi ia memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis paru-paru. Ia didiagnosis menderita tuberkulosis (TB/TBC, seperti yang lebih dikenal di Indonesia) dan dirawat di rumah sakit selama dua minggu.

- Setelah kembali ke rumah: Ia berjuang melawan efek samping obat TB—mual parah, muntah, kembung, dan pusing. Hanya tiga hari kemudian, ia harus kembali dirawat di rumah sakit)," lanjutnya.

Opname untuk yang kedua kalinya, ibunda Raisa disarankan agar menjalani sederet pemeriksaan soal kanker.

Setelah menjalani pemeriksaan PET, ibunda Raisa didiagnosis mengidap kanker paru-paru stadium empat.

Tak heran kalau sel kankernya bahkan sampai menyebar ke beberapa bagian tulang.

Untuk menghambat pertumbuhan sel kanker, ibunda Raisa harus menjalani enam siklus kemoterapi hingga radiasi.

Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas