Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Buntut Kisruh Royalti, Ian Kasela Tegaskan Hak Cipta Lagu Mutlak Milik Pencipta: Bukan Formalitas

Ian Kasela angkat suara soal kisruh royalti, tegaskan hak cipta lagu adalah hak mutlak pencipta dan harus dihormati, bukan sekadar formalitas.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Buntut Kisruh Royalti, Ian Kasela Tegaskan Hak Cipta Lagu Mutlak Milik Pencipta: Bukan Formalitas
Tribunnews.com/ Alivio
TANGGAPAN IAN KASELA - Ian Kasela, vokalis Radja ditemui usai jumpa pers festival musik The Sounds Project 7 Agustus 2024. Ian Kasela ikut bersuara di tengah polemik royalti lagu. 

Kita jangan membuat sesuatu yang misdirecting di publik agar tidak menjadi perdebatan kusir, dan bukan juga jadi "joki"," pungkasnya. 

Rian D'MASIV Izinkan Lagunya Dibawakan Siapa Saja, Syaratnya Ingat Royalti untuk Pencipta Lagu

Sementara itu, vokalis D'MASIV, Rian Ekky Pradipta, menyatakan bahwa lagu-lagu ciptaannya bebas dinyanyikan oleh siapa pun. 

Selain itu ia pun mendorong para musisi untuk lebih sering membawakan karya-karyanya.

Baca juga: DMasiv, Last Child dan Vierratale Bakal Manggung di Ancol Ramaikan Libur Lebaran

"Buat band dan penyanyi yang membawakan karya-karya saya, silakan dinyanyikan dan dibawakan sesering mungkin di mana pun kalian berada," tulis Rian di X, dikutip Selasa (10/6/2025).

Meski memberi izin luas untuk membawakan lagunya, Rian tetap mengingatkan para promotor dan penyelenggara acara untuk tidak melupakan kewajiban membayar royalti kepada pencipta lagu.

"Untuk para EO, promotor, atau penyelenggara event, jangan lupa ya bayar performing right royalti pencipta lagu ke lembaga kolektif," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Biar pencipta lagu kayak gue dan teman-teman pencipta lagu lainnya kaya raya… Aamiin," lanjutnya.

Pernyataan Rian ini muncul di tengah polemik yang kembali mencuat soal distribusi royalti musik di Indonesia. 

Masalah tersebut mencuat setelah Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) mempertanyakan transparansi Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam menyalurkan royalti kepada para pencipta lagu.

(Tribunnews.com, Rinanda/Alivio) 

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas