Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Konser Simfoni untuk Bangsa 2025 Sukses Digelar, Ditutup Penampilan Megah Isyana Sarasvati

Penyanyi Isyana Sarasvati sukses tutup konser Simfoni untuk Bangsa dengan megah di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Konser Simfoni untuk Bangsa 2025 Sukses Digelar, Ditutup Penampilan Megah Isyana Sarasvati
(Foto dok. The Resonanz Music Studio)
PENYANYI ISYANA SARASVATI - Isyana Sarasvati saat tampil di konser Simfoni untuk Bangsa, Sabtu (2/8/2025). Isyana Sarasvati sukses tutup konser dengan penampilan megah. 

TRIBUNNEWS.COM - Konser tahunan Simfoni untuk Bangsa sukses digelar pada, Sabtu (2/8/2025).

Konser dengan tema besar "8 Dekade Musik Indonesia” itu diselenggarakan oleh The Resonanz Music Studio (TRMS) dan Jakarta Concert Orchestra (JCO) di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Pertunjukan tahun ini menjadi edisi ke-16 sejak dimulai pada tahun 2010.

Kali ini turut dimeriahkan oleh Batavia Madrigal Singers (BMS), The Resonanz Children Choir (TRCC), Armonia Choir dan penampilan solo dari Ingrid Patricia, Farman Purnama, Isyana Sarasvati di bawah arahan konduktor maestro Avip Priatna.

Avip Priatna menyebut konser ini untuk menghidupkan kembali semangat bermusik.

Pemilihan lagu dalam konser juga mewakili kekuatan di setiap era.

"Lewat konser ini, kami ingin menghadirkan kembali semangat zaman dari setiap dekade melalui musik. Pemilihan lagu didasarkan pada kekuatan representatifnya terhadap tiap era,” ujar Avip dalam sesi jumpa pers.

Rekomendasi Untuk Anda

Pada malam itu, penonton disuguhkan dengan lagu-lagu lawas dari tahun 1945 hingga 2025.

Penonton diharapkan bisa menikmati perkembangan sebuah lagu dari setiap masa.

Konser dibuka dengan membangkitkan semangat dekade pertama (1945–1955), masa ketika musik nasionalis menjadi penggerak perjuangan bangsa.

The Resonanz Children’s Choir (TRCC) tampil mencuri perhatian membawakan Berkibarlah Benderaku dengan penuh penghayatan dan energik.

Baca juga: GIGI dan Isyana Sarasvati Bakal Tampil di Konser yang Padukan Musik Live dan Narasi Cerita

Kemudian dekade kedua (1955-1965), Tiga Dara membuka dekade ini dengan pembawaan yang ceria dan lincah oleh Maria Sita, Yemima Madeleine, dan Sherina D. Saragih.

Mereka menampilkan semangat era film dan radio.

Dilanjutkan dengan penampian emosional Bengawan Solo oleh Farman Purnama dan ditutup dengan Nurlela yang menghidupkan suasana panggung lewat trio Wandilat, Abraham, dan Dewabhatara.

Dekade ketiga (1965–1975), musik menjadi ruang paling jujur di tengah ketegangan politik. Isyana Sarasvati tampil membawakan Tuhan bersama BMS dengan penuh khidmat.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas