Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

7 Fakta Pestapora 2025 yang Bikin Beda dari Tahun Sebelumnya: Lebih dari Sekadar Musik

Pestapora 2025 tetap meriah meski dihantam kontroversi sponsor Freeport dan mundurnya musisi seperti .Feast dan Hindia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in 7 Fakta Pestapora 2025 yang Bikin Beda dari Tahun Sebelumnya: Lebih dari Sekadar Musik
Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah
PESTAPORA- Suasana festival musik Pestapora 2025 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta Utara, Jumat (5/8/2025). Walaupun jadwal acara maju dimulai pukul 08.00 WIB penonton tetap antusias, antrean panjang terlihat di pintu masuk utama. (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah) 

TRIBUNNEWS.COM - Pestapora 2025 bukan sekadar festival musik tahunan.

Di tahun ini, gelaran di JIExpo Kemayoran menghadirkan kejutan dan kontroversi yang membuatnya berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. 

Pestapora 2025 tampil jauh lebih berani dan penuh kejutan.

Mulai dari konsep “swap lagu” antar musisi, salat Jumat berjemaah dengan Rhoma Irama sebagai imam, hingga aksi mundur puluhan musisi akibat sponsor PT Freeport Indonesia,

Pestapora 2025 menjelma jadi panggung solidaritas, spiritualitas, dan keberanian artistik. 

Di tengah kekecewaan penggemar terhadap batalnya penampilan .Feast, Keep It Real, dan lainnya, festival tetap berlangsung meriah berkat kehadiran musisi seperti Raisa, Sal Priadi, dan Iwan Fals yang memilih tetap tampil demi menghargai perjuangan penonton.

Berikut tujuh fakta yang menjadikan Pestapora tahun ini lebih dari sekadar hiburan.

Rekomendasi Untuk Anda

Konsep “Swap Lagu” Antar Musisi

Untuk pertama kalinya, musisi saling membawakan lagu satu sama lain secara penuh, bukan sekadar kolaborasi biasa. 

Contoh: Maliq & D’Essentials membawakan lagu Soneta Group, dan sebaliknya.

Konsep ini dirancang untuk mengatasi kejenuhan format festival musik dan memberi pengalaman baru bagi penonton.

Jadwal Dimulai Lebih Pagi

Pertunjukan dimulai sejak pukul 09.00 WIB, berbeda dari tahun sebelumnya yang biasanya dimulai siang atau sore.

Perubahan ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan, menyusul situasi demonstrasi di Jakarta.

Salat Jumat di Venue Festival

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas