Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Lika-liku Perjalanan Wanda Hamidah Menuju Gaza Palestina

Wanda Hamidah sudah 25 hari meninggalkan Jakarta, Indonesia, menuju Gaza, Palestina. Banyak kendala yang dihadapinya bersama relawan lain.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Lika-liku Perjalanan Wanda Hamidah Menuju Gaza Palestina
instagram
WANDA HAMIDAH KE GAZA - Bintang film dan sinetron Wanda Hamidah jadi salah satu artis Indonesia yang berlayar ke Gaza, Palestina untuk jadi relawan kemanusiaan. 

Wanda bersama relawan yang bertahan memulai perjalannya menuju Yunani sebelum bertolak ke Gaza.

Berikut lika-liku tantangan Wanda dan relawan lain menuju Gaza:

Kapal rusak

Kapal Kaiser adalah kapal ditumpangi Wanda Hamidah dan relawan lainnya, untuk menuju Gaza, Palestina.

Kapal tersebut mengalami kerusakan. Air masuk ke dalam kapal, sehingga awak dan penumpang kapal harus singgah di pelabuhan Italia untuk perbaikan.

Kapal kehabisan bahan bakar

Wanda juga mengabarkan Kapal Kaiser yang ditumpanginya untuk menuju Gaza, kehabisan bahan bakar.

Akhirnya kapal terpaksa berlabuh dahulu di Kiblia, Tunisia, untuk kemudian para awak kapal membeli bahan bakar agar bisa kembali berlayar.

Diakui Wanda sempat lama tertahan di Tunisia, karena betapa sulitnya pengadaan armada kapal yang layak untuk melanjutkan perjalanan.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Wanda, alasan pemilik kapal enggan menyewakan atau menjual armadanya untuk misi ke Gaza karena khawatir

menjadi target serangan militer.

Cuaca buruk

Wanda juga pernah mengumumkan pelayarannya ke Gaza tertunda karena cuaca buruk.

"Allah belum mengizinkan kami berlayar hari ini. Alasan cuaca," ucap Wanda dalam postingan Instagramnya.

"Amat sangat dapat dimengerti, ditundanya pelayaran ini. Manusia dapat berencana namun Allah juga yang menentukan."

"Saya meyakini keputusan kapan Allah mengizinkan kami berlayar, yang terbaik. Allah is the best planner. His time is always the right time," tulisnya lagi.

Intimidasi

Selain kesiapan kapal dan cuaca, Wanda Hamidah dan relawan lain, menghadapi beberapa tantangan yang tak mudah.

Tantangan itu antara lain verifikasi para aktivis kemanusiaan, tekanan, teror dan intimidasi.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas