Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Cara Mudah Mengenali Tanda Awal Gangguan Kesehatan Mental

Di tengah tekanan hidup modern yang semakin kompleks, banyak orang sulit membedakan antara stres biasa dan tanda awal gangguan mental. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Cara Mudah Mengenali Tanda Awal Gangguan Kesehatan Mental
kompas.com
ilustrasi seseorang yang memiliki masalah kesehatan mental 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah tekanan hidup modern yang semakin kompleks, banyak orang sulit membedakan antara stres biasa dan tanda awal gangguan mental. 

Padahal, kemampuan mengenali gejala sejak dini bisa menjadi penyelamat.

Baca juga: Masalah Kesehatan Mental Dijamin BPJS Kesehatan, Beban Tertinggi Diagnosis Skizofrenia Rp 3,5 T

Menurut spesialis kedokteran jiwa dari Rumah Sakit Dr. Soeharto Heerdjan Dr. Hilda Marsela, Sp.KJ,, ada cara sederhana untuk mengenali perubahan pada kesehatan mental seseorang. 

Ia menyebutnya sebagai konsep 3P yaitu pikiran, perasaan, dan perilaku.

“Ketika kita ada perubahan dalam pikiran, misalnya sulit konsentrasi, pikiran negatif terus-menerus, atau muncul keyakinan yang tidak wajar itu tanda pertama,” jelas dr. Hilda pada talkshow kesehatan virus yang diselenggarakan di akun Instagram Kementerian Kesehatan, Jumat (10/10/2025). 

Perubahan berikutnya muncul pada perasaan. 

Baca juga: 20 Persen Remaja Indonesia Kesepian, Berisiko Punya Masalah Kesehatan Mental Saat Dewasa

Rekomendasi Untuk Anda

Seseorang mulai merasa sedih berkepanjangan, cemas berlebihan, mudah marah, atau kehilangan minat terhadap hal-hal yang dulu disukai. 

Sedangkan dari sisi perilaku, tanda-tandanya bisa berupa menarik diri dari lingkungan sosial, mengurung diri di rumah, atau muncul perilaku berisiko seperti melukai diri sendiri.

“Yang kedua adalah fungsi hariannya terganggu. Misalnya performa kerja menurun, hubungan sosial rusak, atau jadi malas merawat diri, bahkan malas mandi,” kata dr. Hilda.


Jangan Sepelekan Perubahan Kecil

Perubahan kecil yang diabaikan bisa menjadi sinyal awal gangguan jiwa. 

Banyak orang tidak sadar karena terbiasa menormalisasi stres dengan alasan “lagi capek kerja” atau “lagi banyak pikiran”. 

Padahal, jika kondisi itu berlangsung lebih dari dua minggu, perlu perhatian serius.

Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental
Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental (Istimewa)

Stres berkepanjangan dapat mengganggu sistem hormon dan memicu berbagai penyakit fisik, seperti tekanan darah tinggi hingga autoimun. 

“Kalau stres ini terus-menerus ada, gejala yang dirasakan menetap, dan lama-kelamaan bisa berkembang menjadi gangguan jiwa,” jelas dr. Hilda.

Ia mengingatkan, mengenali tanda awal bukan berarti menghakimi diri sendiri sebagai “sakit jiwa”, melainkan bagian dari kesadaran diri. 

Dukungan sosial dan lingkungan yang tidak menghakimi sangat membantu proses pemulihan.

Bagi dr. Hilda, langkah pertama menjaga kewarasan adalah menyadari diri sendiri. Jika mulai merasa berbeda, jangan ragu meminta bantuan profesional.

“Hidup keras boleh, tapi jangan sampai kehilangan kendali atas diri sendiri,” pesannya.

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas