Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Pernah Jadi Korban Bully, Hana Saraswati Prihatin Marak Kasus Perundungan

Menurut Hana, perundungan dalam bentuk apa pun tidak bisa dibenarkan karena berdampak buruk terhadap kondisi psikologis korban dalam jangka panjang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pernah Jadi Korban Bully, Hana Saraswati Prihatin Marak Kasus Perundungan
https://www.instagram.com/p/B3PIz3hJQHn/
Potret Hana Saraswati 

Ringkasan Berita:
  • Aktris Hana Saraswati pernah jadi korban bullying
  • Diakuinya sulit melupakan momen ketika menjadi korban
  • Hana kini berdamai dan tak menyimpan dendam terhadap pelaku

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Hana Saraswati mengaku dirinya pernah menjadi korban bullying atau perundungan saat masih duduk di bangku sekolah. 

Menurutnya pengalaman tersebut adalah momen yang tak pernah ia mau ingat dan sudah melupakannya.

Meski begitu, Hana kini memilih berdamai dan tak menyimpan dendam terhadap pelaku.

"Aku sudah bisa berdamai dengan keadaan. Aku sudah mendoakan dan memaafkan mereka yang melakukan itu padaku," kata Hana di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

"Semoga mereka bisa mendapatkan yang terbaik dari apa yang mereka lakukan," lanjutnya.

Baca juga: Hana Saraswati Resmi Dinikahi Justin Harijawan, sang Artis: Kisah Cinta Kami Jadi Kenyataan

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menyebut pengalaman yang dialaminya tidak separah kasus-kasus yang marak terjadi saat ini.

Hana mengaku sangat prihatin dengan fenomena tersebut.

"Miris ya. Hal-hal seperti ini seharusnya tidak terjadi di sekolah atau kampus. Karena menurut aku, kejadian-kejadian seperti ini hanya akan menjadi bahan bakar bagi mereka yang sok merasa jagoan," ujarnya.

Perempuan berusia 28 tahun itu menilai sikap sok jagoan bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan.

"Jagoan itu kalau kamu bisa berguna bagi banyak orang. Nah, bagi aku itu baru jagoan namanya," ungkapnya.

Menurut Hana, perundungan dalam bentuk apa pun tidak bisa dibenarkan karena dapat berdampak buruk terhadap kondisi psikologis korban dalam jangka panjang.

"Bullying itu enggak bagus, banyak mudaratnya," pungkasnya.

 

(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas