Analisis Psikolog soal Sikap Santai Nikita Mirzani usai Divonis 4 Tahun Penjara
Psikolog Mintarsih berikan pandangannya soal sikap santai Nikita Mirzani usai divonis 4 tahun penjara.
Penulis:
Ifan RiskyAnugera
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Psikolog Mintarsih beri pandangannya soal sikap santai Nikita Mirzani usai divonis 4 tahun penjara.
- Dukungan dari banyak orang disebut pengaruhi mental Nikita Mirzani.
- Nikita Mirzani bantah lakukan pemerasan terhadap Reza Gladys.
TRIBUNNEWS.COM - Nama artis Nikita Mirzani masih menjadi sorotan setelah terjerat kasus pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
Nikita Mirzani sebelumnya dilaporkan oleh Reza Gladys buntut adanya permasalahan skincare.
Nikita Mirzani telah divonis 4 tahun penjara dan denda Rp1 miliar dalam sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025) kemarin.
Meski divonis 4 tahun penjara, Nikita Mirzani tetap menunjukkan sikap santainya.
Psikolog Mintarsih meyakini bahwa artis 39 tahun itu sebelumnya tetap merasa khawatir atas hukuman yang bakal didapatkannya.
Mengingat Nikita Mirzani yang sebelumnya dituntut 11 tahun penjara atas kasus yang dilaporkan oleh pemilik klinik kecantikan Glafidsya Medika itu.
Sehingga wajar saja, kata Mintarsih, soal Nikita yang terlihat santai dan gembira saat mendapat vonis hukuman yang lebih ringan lantaran Pasal TPPU yang dihapuskan.
"Jadi dia sudah sangat khawatir bahwa hukuman itu lebih rendah tapi rendahnya tidak jauh (dari tuntutan)."
"Maka sudah sangat wajar dia gembira atas putusan 4 tahun itu," ujar Mintarsih, dikutip dari YouTube Seleb Oncam News, Kamis (30/10/2025).
Mintarsih juga menyoroti banyak pendukung yang hadir di persidangan untuk memberikan semangat kepada ibu tiga anak itu.
Hal tersebut yang menjadikan Nikita menjadi lebih tenang dalam menerima vonis dari majelis hakim.
Baca juga: Praktisi Hukum Nilai Nikita Mirzani Cukup Dijerat soal UU ITE dalam Kasusnya dengan Reza Gladys
"Saya pikir jelas itu lebih menggembirakan lagi. Jadi dia melihat dia hukumannya sudah lebih ringan daripada apa yang dia khawatirkan."
"Kemudian ternyata juga didukung oleh ya orang-orang lain, yang jadi dukungan itu jelas membuat sesuatu yang menggembirakan bagi dirinya," terangnya.
Dikatakan psikolog senior ini, bahwa dukungan dari banyak orang sangat mempengaruhi mental dari Nikita sendiri.
"Jadi dia merasakan adanya mental support pada dirinya," katanya.
Baca tanpa iklan