Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Marak Kasus Bully, Shyalimar Malik Teringat Kisah Pahit Jadi Korban Perundungan Saat SMP 

Maraknya kasus bully di kalangan pelajar hingga menyebabkan korban meninggal seolah membuka kenangan pahit selebritas Shyalimar Malik.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Marak Kasus Bully, Shyalimar Malik Teringat Kisah Pahit Jadi Korban Perundungan Saat SMP 
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Shyalimar Malik ketika ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (11/11/2017) malam. 

Selain itu, Shyalimar Malik menekankan pentingnya keberanian untuk bersuara (speak up), baik bagi korban maupun saksi, tujuannya agar tidak menormalisasi perundungan di sekolah. 

Diluar itu, Shyalimar Malik mendorong adanya campur tangan pemerintah dan aparat penegak hukum untuk menciptakan payung hukum yang jelas. 

Shyalimar Malik mengusulkan agar Kementerian terkait, kepolisian, dan lembaga hukum lainnya merumuskan undang-undang khusus tentang perundungan, termasuk bagi pelaku di bawah umur.

Menurutnya, sanksi tegas seperti skorsing hingga dikeluarkan dari sekolah (drop out) perlu diterapkan untuk memberikan efek jera. 

"Idealnya, dibuat undang-undang khusus yang mengatur tentang perundungan. Sekolah juga harus proaktif memasang poster peringatan dan memberikan edukasi rutin kepada murid mengenai bahaya dan dampak buruk dari perundungan," ujar Shyalimar Malik.

"Jadi, harus ada kombinasi antara penegakan hukum yang kuat dari pemerintah dan pengawasan serta edukasi yang ketat dari pihak sekolah," sambungnya. (Ari).

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas