Ammar Zoni Takut Sang Kekasih Berpaling, Kamelia: Tak Usah Khawatir
Ammar Zoni dituduh sebagai pengedar narkoba di Lapas Salemba, Jakarta. Ia kini mendekam di Lapas Nusakambangan dan menghadapi sidang via online.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ammar Zoni khawatir mendapat stigma buruk di tengah masyarakat setelah ditetapkan tersangka karena tuduhan terlibat peredaran narkoba dalam Rutan Salemba.
Apalagi karena tuduhan itu ia dipindahkan ke Lapas Nusakambangan dengan pengamanan super ketat.
Karenanya sekali lagi ia tegaskan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak benar.
Ia berharap Kamelia, sang kekasih, tak perlu ragu untuk setia dan mendukungnya.
"Pada dasarnya sih jangan sampai termakan juga sama bagaimana pemberitaan. Ammar baik-baik aja dan Ammar tidak seperti yang dituduhkan, Ammar bukan sebagai bandar atau apa pun, bukan sebagai yang menjual atau apa pun," kata Ammar melalui virtual di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/11/2025).
Baca juga: Strategi Baru Pihak Ammar Zoni setelah Eksepsi Ditolak Jaksa
Yang membuat tenang adalah sikap yang ditunjukkan oleh Kamelia, sang kekasih. Ia memastikan tetap setia.
"Jadi, enggak usah khawatir. Tadi juga sama Om Jon (kuasa hukum) nanya 'dokter, gimana?' Masih setia atau apalah segala macam. Aku di sini, Mas, nemenin tetap di sini, Mas," ujar Kamelia.
"Iya, aku percaya kok. Kamu pasti, kamu pasti ada," jawab Ammar Zoni.
Hidup yang keras jadi obat
Di hadapan Kamelia dan keluarga, Ammar Zoni menguraikan soal jalan hidup yang dinilainya amat berat. Ia berharap yang dialaminya menjadi obat dan membuat kehidupannya lebih baik.
"Aku memang mungkin perjalanannya keras, sangat berat. Tapi insy Allah ini obat. Bisa membuat aku kapok juga untuk tidak melakukan hal-hal tindak pidana," ucap Ammar dalam saluran Zoom, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (20/11/2025).
Pria kelahiran Depok, 8 Juni 1993 ini, minta doa agar majelis hakim bisa memberikan keputusan adil di akhir sidang nanti.
"Minta doa supaya hakim bisa betul-betul memberikan keputusan seadil-adilnya pada tahun depan" ucap Ammar.
Ammar juga mengharapkan dapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.
Amnesti Presiden merupakan pengampunan atau penghapusan hukuman yang diberikan oleh Kepala Negara kepada seseorang atau sekelompok orang yang telah melakukan tindak pidana tertentu, umumnya terkait dengan pelanggaran politik.
"Alhamdulillah, kalau dapat amnesti dari Presiden. Semua itu Allah yang membolak-balikkan," tambah keluarga yang lain.