Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Wardatina Mawa Merasa Difitnah hingga Alami Tekanan Psikis

Wardatina Mawa mengalami tekanan secara psikis akibat kasus dan pernyataan yang melibatkan suaminya, Insanul Fahmi serta Inara Rusli.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Wardatina Mawa Merasa Difitnah hingga Alami Tekanan Psikis
Kolase Tribunnews, Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
DUGAAN PERSELINGKUHAN ARTIS - Selebgram Wardatina Mawa (kiri) di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Sabtu malam (22/11/2205). Inara Rusli (kanan) di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2025). Selebgram Wardatina Mawa resmi melaporkan Inara Rusli atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan dengan suaminya, Insanul Fahmi. Wardatina Mawa mengalami tekanan secara psikis akibat kasus dan pernyataan yang melibatkan suaminya, Ihsanul Fahmi serta Inara Rusli. 
Ringkasan Berita:
  • Wardatina Mawa mengalami tekanan secara psikis akibat kasus dan pernyataan yang melibatkan suaminya, Insanul Fahmi serta Inara Rusli.
  • Wardatina Mawa juga merasa difitnah dengan banyaknya tudingan yang dialamatkan kepadanya.
  • Kini Wardatina Mawa fokus untuk menenangkan diri.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Wardatina Mawa, Fedhli mengungkapkan kondisi kliennya saat ini tengah mengalami tekanan secara psikis akibat kasus dan pernyataan yang melibatkan suaminya, Insanul Fahmi serta Inara Rusli.

Menurutnya, Wardatina Mawa merasa difitnah dengan banyaknya tudingan yang dialamatkan kepadanya.

“Ya, karena dia merasa difitnah saja dengan banyaknya statement seperti ini seperti itu. Jadi dia secara psikis ya juga tidak nyaman juga dia dengan semua statement itu. Jadi dia lebih sekarang mungkin lebih menenangkan diri dan fokus terhadap proses yang dijalani aja sih,” ujar Fedhli ketika ditemui di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Jumat (26/12/2025).

Alhasil Mawa memilih untuk tidak memberikan pernyataan mengenai masalah ini ke publik, demi tetap menstabilkan kondisi psikisnya. 

Selain itu masalah ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian.

Teranyar muncul dugaan baru adanya grup tertentu yang melibatkan Mawa di dalamnya. Namun demikian pihaknya belum bisa bicara hal itu lebih jauh.

Rekomendasi Untuk Anda

“Saya belum tahu kalau itu. Saya belum tahu. Saya belum tahu kalau itu,” katanya.

Baca juga: Diperiksa dalam Kasus Perzinaan dengan Inara Rusli, Insanul Fahmi Lega Bisa Jawab 30 Pertanyaan

Fedhli kemudian mempertanyakan kebenaran narasi yang menyebut adanya upaya penjualan terkait materi yang dipersoalkan yaitu rekaman CCTV dugaan hubungan intim Inara dan Ihsanul Fahmi. 

Ia menegaskan, hingga saat ini tidak ada satu pun pihak yang memiliki atau pernah melihat materi tersebut.

“Tapi kalau saya bingung ya, itu dijual itu seperti apa gitu, karena sampai detik ini satupun tidak ada yang punya, satupun tidak ada yang memiliki, apa pernah ada yang lihat? Nggak pernah, kan?” ujar Fedhli.

Ia menambahkan, sejak awal Wardatina Mawa langsung menyerahkan materi yang dimaksud kepada pihak penyidik.

“Karena memang Mawa, Mawa langsung memberikan kepada penyidik. Jadi kalau ada statement mau jual atau apa pun kita nggak tahu dan ada nggak yang punya? Gitu lho,” tegasnya.

Baca juga: Tanggapi Kasus Insanul-Inara Rusli, Andrew Andika Bongkar Alasan Batal Nikahi Violentina Secara Siri

Adapun masalah dugaan penjualan rekaman CCTV ini diungkap oleh kuasa hukum saksi Viola, Deddy DJ.

Viola menjadi saksi dalam laporan Ihsanul Fahmi terhadap Wardatina Mawa atas dugaan ilegal akses.

Deddy DJ menduga oknum yang menyebarkan rekaman CCTV Inara didasari oleh motif ekonomi. 
Rekaman CCTV yang diambil secara ilegal dari kediaman Inara Rusli tersebut sengaja disebarluaskan untuk meraup keuntungan materi dari platform digital.

"Keterlibatan ini motifnya jelas, mencari uang. Ya, untuk dijual," tegas Deddy DJ di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/12/2025).

Lebih lanjut, Deddy membeberkan bahwa para pelaku penyebaran ini bukanlah orang asing, berdasarkan keterangan, ada sekitar enam orang yang diduga terlibat. Mereka merupakan bagian dari manajemen atau pekerja di lingkaran Inara Rusli.

"Kita sudah mengantongi (nama-namanya), jadi mereka di luar sana jangan tenang-tenang. Ada inisial A, V, M, P, dan N. Mereka satu manajemen, pekerja di sana," ungkapnya.

 

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas