Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Polisi Dalami Keabsahan Barang Bukti dalam Kasus Pandji Pragiwaksono 

Polisi melanjutkan proses hukum atas laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono, termasuk keabsahan barang bukti berupa flasdisc.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Polisi Dalami Keabsahan Barang Bukti dalam Kasus Pandji Pragiwaksono 
Instagram/pandji.pragiwaksono/farid_efte
KOMIKA PANDJI PRAGIWAKSONO - Komika Pandji Pragiwaksono dalam pertunjukan stand up comedy bertajuk Mens Rea yang digelar di Indonesia Arena, Senayan, 30 Agustus 2025. Pertunjukan yang disiarkan secara digital pada 27 Desember 2025 itu menuai kontroversi dan pelaporan polisi. 

“Penyidik pasti memprioritaskan mengundang klarifikasi pihak pelapor terdahulu. Dari keterangan pelapor, termasuk tadi yang disampaikan ada penyerahan tiga barang bukti. Satu flashdisk dengan beberapa unggahan video narasi, ini kan harus ada pengolahan barang bukti. Harus bisa sahih nggak barang bukti ini,” jelasnya.

Duduk Perkara 

PANDJI PRAGIWAKSONO - Pandji Pragiwaksono ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025) dan Angkatan Muda Nadatul Ulama, Rizki Abdul Rahman Wahid. Kolase Tribunnews.com dan Tangkap Layar Kompas Tv
PANDJI PRAGIWAKSONO - Pandji Pragiwaksono ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (13/11/2025) dan Angkatan Muda Nadatul Ulama, Rizki Abdul Rahman Wahid. Kolase Tribunnews.com dan Tangkap Layar Kompas Tv (Tribunnews.com)

Sebelumnya, Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU), Rizki Abdul Rahman Wahid, melaporkan materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyinggung pemberian konsesi tambang oleh pemerintah kepada NU.

Materi tersebut disampaikan Pandji dalam pertunjukan bertajuk Mens Rea yang kini tayang di platform Netflix dan menuai beragam reaksi publik.

Rizki mempersoalkan pernyataan Pandji yang menuding bahwa pemberian konsesi tambang kepada NU merupakan bentuk imbalan politik dari pemerintah.

“Saya sebagai aktivis muda Nahdlatul Ulama merasa dirugikan atas statement beliau yang menyampaikan bahwa NU terlibat dalam politik praktis dan terus kemudian mendapat imbalan dalam bentuk tambang,” kata Rizki, dikutip dari program Kompas Petang di YouTube Kompas TV, Kamis (8/1/2026).

Menurut Rizki, pernyataan tersebut tidak sesuai dengan fakta dan dinilainya sebagai bentuk fitnah terhadap NU.

Ia menegaskan bahwa NU telah berkontribusi besar bagi bangsa jauh sebelum kemerdekaan, terutama melalui pendidikan pesantren, masjid, serta dakwah keagamaan.

Rekomendasi Untuk Anda

“Saya sebagai santri jalanan dan warga nahdliyin, NU telah banyak berkontribusi terhadap negara ini jauh sebelum ada kemerdekaan, bahkan melakukan perlawanan terhadap penjajahan,” ujarnya.

Rizki juga menyayangkan pernyataan Pandji yang dianggap mendiskreditkan NU dengan tudingan terlibat politik praktis dan mendapatkan imbalan berupa tambang.

“Lalu kemudian didiskreditkan oleh Pandji bahwa NU mengikuti politik praktis dan mendapatkan tambang,” pungkasnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas