Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Doktif Tak Percaya Alasan Richard Lee Mangkir Pemeriksaan Polisi, Duga Ada Strategi dari sang Dokter

Samira Farahnaz atau Doktif tak percaya alasan Richard Lee absen dalam agenda pemeriksaan sebagai tersangka. Ia menduga ada strategi dari sang dokter.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Doktif Tak Percaya Alasan Richard Lee Mangkir Pemeriksaan Polisi, Duga Ada Strategi dari sang Dokter
Tribunnews.com/Reynas Abdila
RICHARD LEE ABSEN – Dokter Detektif (Doktif) alias dr. Samira Farahnaz hadir di Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (7/1/2026). Doktif tak percaya alasan Richard Lee absen dalam agenda pemeriksaan sebagai tersangka. 

Ringkasan Berita:
  • Dokter Richard Lee batal diperiksa sebagai tersangka pada 19 Januari 2026 karena kondisi kesehatan yang menurun.
  • Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) tak percaya dengan alasan Richard Lee mangkir pemeriksaan polisi.
  • Doktif menduga ada strategi yang akan digunakan Richard Lee.

TRIBUNNEWS.COM - Penyidik Polda Metro Jaya menunda agenda pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen, dokter Richard Lee, yang direncanakan hari ini, Senin (19/1/2026).

Penundaan dilakukan setelah tim kuasa hukum Richard Lee mengajukan permohonan karena kondisi kesehatan kliennya yang tidak memungkinkan alias sakit.

Dokter Richard Lee resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya atas laporan yang dilayangkan Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) pada 2 Desember 2024.

Richard Lee dilaporkan atas kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen, terkait produk dan treatment kecantikan. 

Penetapan tersangka atas Richard Lee dilakukan sejak 15 Desember 2025.

Ketidakhadiran pendiri klinik kecantikan Athena itu, dalam agenda pemeriksaan membuat Doktif melontarkan kritik terbuka.

Rekomendasi Untuk Anda

Doktif sendiri mengaku sangat tidak percaya dengan alasan Richard Lee mangkir pemeriksaan polisi.

Bahkan, ia menduga adanya strategi yang tengah disiapkan oleh dokter berusia 40 tahun itu.

"Kalau Doktif sendiri pribadi tidak percaya ya karena orang ini sangat manipulatif, tidak percaya sama sekali," kata wanita kelahiran Bondowoso, 12 Januari 1981 ini, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Senin (19/1/2026).

"Tapi bagaimanapun juga kan ya kita tetap praduga tidak bersalah ya sebagai pihak penyidik ya bukan kita."

"Tapi kalau Doktif pribadi tidak percaya ini orang sangat manipulatif. Jadi ya silakan dan ini adalah dugaannya Doktif ini strategi dari DRL," sambungnya.

Baca juga: Update Laporan Doktif, Penyidik Tetapkan Pemeriksaan Ulang Richard Lee pada 4 Februari

Doktif pun memberikan peringatan keras kepada Richard Lee.

Wanita yang kerap memakai topeng mata itu, tak gentar dan yakin atas kebenaran pernyataan yang selama ini ia sampaikan ke publik.

"Doktif ingatkan ya DRL ya. Yang kamu lawan kali ini bukan macan tapi serigala ya," ujar Doktif.

"Bukan macan lagi yang kamu lawan. Serigala yang enggak takut apa-apa."

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas