Kasus Influenza di Indonesia Menurun, Penderita Super Flu Bergejala Ringan-Sedang dan Sembuh Sendiri
Kasus influenza dilaporkan turun. Termasuk super flu, mayoritas pasien mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat sembuh sendiri.
Penulis:
Rina Ayu Panca Rini
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Meski terdeteksi di 13 provinsi, Kementerian Kesehatan RI memastikan situasi influenza A(H3N2) subclade K atau yang dikenal super flu di Indonesia terkendali.
Baca juga: Kasus Super Flu Terbaru Ada di Batam hingga Bali, Menkes: Tak Perlu Panik, Ini Normal
Dari 74 kasus yang tercatat sejak awal 2025 hingga awal 2026, mayoritas pasien mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat sembuh sendiri.
Berdasarkan hasil pemantauan nasional, tren kasus influenza justru menunjukkan penurunan di awal tahun 2026 sehingga masyarakat diimbau tetap waspada tanpa perlu panik.
Direktur Penyakit Menular Kemenkes dr Prima Yosephine menegaskan virus Influenza H3N2 bukan virus baru dan merupakan bagian dari influenza musiman yang beredar setiap tahun.
“H3N2 merupakan bagian dari influenza musiman,” kata dr. Prima di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, pertengahan Januari 2025, H3N2 subclade K telah dilaporkan di 80 negara, termasuk Indonesia dengan kasus pertama terdeteksi pada M36.
Namun berdasarkan hasil pemantauan, tren kasus influenza di Indonesia telah menurun sehingga masyarakat tidak perlu panik.
Total ada 74 Kasus Super Flu di Indonesia
Data Kemenkes mencatat sejak 1 Januari 2025 hingga 10 Januari 2026 terdapat 74 kasus subclade K dari total 204 spesimen influenza A(H3N2) yang diperiksa.
Baca juga: Super Flu Bukan Flu Babi atau Flu Burung, Ahli Paru Jelaskan Perbedaan Virusnya
Temuan terbanyak di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan dengan puncak kasus terjadi pada minggu ke-40 tahun 2025 dan terus menurun sejak minggu ke-44.
Mayoritas mengalami gejala ringan hingga sedang dan dapat sembuh dengan sendirinya.
Kasus berat umumnya terjadi pada kelompok berisiko tinggi, seperti lansia dan individu dengan penyakit penyerta.
Kematian karena Penderita Super Flu Kormobid
Terkait, laporan kematian pada pasien influenza umumnya berkaitan dengan kondisi komorbid yang memperberat penyakit dasar.
Pada kondisi risiko tinggi seperti ini, infeksi dari virus maupun bakteri, dapat menjadi pencetus yang memperburuk komorbid yang sudah tidak stabil.
Baca tanpa iklan