Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Aurelie Moeremans Ungkap 2 Ketakutan saat Akan Rilis Buku Broken Strings

Aktris Aurelie Moeremans mengungkapkan dua ketakutannya saat akan merilis buku Broken Strings, salah satunya ia takut diancam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Aurelie Moeremans Ungkap 2 Ketakutan saat Akan Rilis Buku Broken Strings
Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana
KETAKUTAN AURELIE MOEREMANS - Aurelie Moeremans di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (26/1/2024). Dua ketakutan Aurelie Moeremans saat akan merilis buku Broken Strings. 
Ringkasan Berita:
  • Aurelie Moeremans merilis buku berjudul Broken Strings yang menceritakan bagaimana dirinya menjadi korban child grooming.
  • Ada dua ketakutan menghantui Aurelie Moeremans ketika akan merilis buku Broken Strings.
  • Aurelie mengungkapkan masih ada pihak-pihak yang memantau dirinya sejak bukunya dirilis.

TRIBUNNEWS.COM - Nama Aurelie Moeremans kembali menjadi perbincangan publik setelah merilis buku perdananya berjudul Broken Strings.

Buku Broken Strings sendiri mengisahkan pengalaman pribadi Aurelie Moeremans saat berusia 15 tahun.

Dalam buku tersebut, Aurelie menceritakan bagaimana dirinya menjadi korban child grooming.

Child grooming merupakan teknik yang dilakukan orang dewasa untuk memanipulasi pikiran anak. Tujuannya untuk mengeksploitasi atau melecehkan anak secara seksual. 

Namun siapa sangka, ada ketakutan menghantui Aurelie ketika akan merilis buku tersebut.

Aurelie Moeremans mengungkapkan dua ketakutannya saat merilis Broken Strings yakni takut tak membantu banyak orang dan diancam.

"Pertama, aku takut buku aku dibaca terlalu banyak orang," ucap aktris keturunan Belgia-Indonesia ini, dikutip dari YouTube Aurelie Moeremans, Minggu (25/1/2026).

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya, takut aja gitu kalau buku aku tuh bukannya membantu banyak orang, tapi aku malah diserang lagi kayak dulu."

"Punya niat baik, tapi malah diserang tuh enggak enak banget. Apalagi kan dulu aku masih teenager kan pas speak up dan aku tuh baru keluar dari keadaan yang menurut aku seram banget," paparnya.

Diakui bintang sinetron Magic ini, masih ada pihak-pihak yang memantau dirinya sejak bukunya akhirnya dirilis pada Oktober 2025.

Sejak bukunya menjadi konsumsi publik, Aurelie mengatakan, memang banyak pihak-pihak yang seakan mencoba mencari panggung melalui karyanya.

Baca juga: Komnas Perempuan Apresiasi Aurelie Moeremans Ungkap Child Grooming, Dukung Korban Cari Perlindungan

"Ketakutan kedua aku adalah diancam lagi seperti waktu aku masih SMA. Udah lama banget sih," kata Aurelie.

"Tapi walaupun udah 16 tahun yang lalu sampai sekarang tokoh yang ada di buku ini masih memantau setiap langkah aku gitu rasanya."

“Bener aja, begitu buku aku keluar, dan belum banyak yang baca waktu itu, udah ada satu pihak yang sibuk live di sosial media, mereka tuh nggak tahu apa yang diomongin, mereka tuh nggak tahu ada buku ini,” lanjutnya.

Awal Mula Aurelie Tulis Buku Broken Strings

Viralnya buku Broken Strings membuat upaya Aurelie membuka masa lalunya menuai simpati dan apresiasi.

Lewat laman YouTube-nya, Mrs Aurelie, istri Tyler Bigenho ini mengungkapkan awal mula ditulisnya buku tersebut.

"Kenapa aku nulis buku ini? Karena awalnya aku ke hipnoterapis dan aku ceritalah sama dia, bahwa kejadian ini sudah 16 tahun yang lalu. Tapi traumanya ada, traumanya tetap ada," kata Aurelie memulai ceritanya, dikutip Rabu (14/1/2026).

Saat trauma itu muncul, wanita 32 tahun itu acapkali menyakiti dirinya sendiri.

"Dan aku cerita ke terapis aku bahwa kalau aku sedih itu kadang-kadang aku suka mukulin diri sendiri dan aku ngerasa deserve it (layak untuk hal itu)," imbuhnya.

Artis berambut panjang ini menyadari, aksinya itu merupakan peringatan bahwa ia belum benar-benar berdamai dengan masa lalunya.

"Ya memang udah jelas kan, ada sesuatu yang belum selesai gitu di hati aku. Karena deep down (jauh di dalam lubuk hati) aku tahu aku enggak deserve dikasarin. Ada something wrong (sesuatu yang salah)-lah," lanjutnya.

Dari situlah, sang terapis memintanya menulis diary atau buku harian.

"Akhirnya terapisku suruh aku nulis diary aja gitu. Dan pas aku nulis itu aku baru sadar kayak, 'Oh iya, abuser (sosok yang mengasari) aku zaman dulu.'

"Dari kecil tuh aku pengin banget ada di umur aku sekarang 32 karena ya waktu itu abuser aku ada di umur aku sekarang. Kenapa? Karena aku tuh pengin banget bisa mengerti kenapa dia bisa begitu sama aku," ucap Aurelie.

"Kenapa sih gitu. Karena dulu tuh aku bener-bener enggak ngerti kenapa ada orang setega sekeji itu. Dan pas aku di umur 32, aku baru sadar, enggak ada yang mesti dimengerti. Memang semua itu tidak seharusnya terjadi," selorohnya lagi.

Dia tak menampik, saat menuliskan masa lalunya hatinya terasa berat.

Pasalnya, sulung dari dua bersaudara itu harus membuka luka lama.

"Terus aku berat sih sebenarnya pas nulis karena kayak membuka luka lama. Tapi akhirnya aku bisa melihat semua yang terjadi dari point of view (sudut pandang) yang berbeda," tandasnya.

Artis yang kini tengah menanti kelahiran buah hati pertamanya itu merasa sangat bodoh di masa lalu,

"Sebenernya pas aku nulis itu kayak 'kok aku dodol banget ya' zaman dulu," katanya.

Kala itu, Aurelie merasa tidak ada jalan keluar untuk masalahnya.

"Tapi memang waktu aku umur 15 tahun tuh ya karena aku masih kecil, enggak ngerasa dodol. Aku bener-bener enggak ngelihat jalan keluar," tutupnya.

Baca juga: Sudah 16 Tahun Lalu, Aurelie Moeremans Kini Siap Ambil Langkah Tegas Lanjutkan Kasus Child Grooming

(Tribunnews.com/Indah Aprilin/Salma)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas