Kekayaan Nikita Willy Disorot, Tante Indra Priawan Sebut Flexing dan Merasa Haknya Dirampas
Tante Indra Priawan menyoroti kehidupan glamor sang keponakan dan istrinya, Nikita Willy yang diklaimnya kerap flexing di sosial media.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Kekayaan Nikita Willy dan suaminya Indra Priawan disorot.
- Mintarsih, tante dari Indra Priawan merasa haknya dirampas pasangan artis ini.
- Ia menyoroti dugaan flexing.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sengketa keluarga sami Nikita Willy, Indra Priawan belum juga berakhir.
Mintarsih Abdul Latief, tante dari Indra Priawan suami Nikita Willy masih geram dengan sebagian keluarganya karena merasa dikhianati dan hak-nya hingga saat ini belum terealisasi terkait sengketa kepemilikan saham di perusahaan taksi besar, Blue Bird.
Baca juga: Sengketa Keluarga Suami Nikita Willy Berlanjut, Tante Indra Priawan Tak Terima Bayar Denda Rp140 M
Bahkan ia pun menyoroti kehidupan glamor sang keponakan dan istrinya, Nikita Willy yang diklaimnya kerap flexing di sosial media.
Menurutnya harta kekayaan yang kini dinikmati Indra Priawan dan Nikita Willy diduga berasal dari hak miliknya yang hingga kini belum ia terima.
Ia menegaskan kepemilikan sahamnya sebesar 21,67 persen tidak pernah lenyap, melainkan diduga telah berpindah ke tangan saudara serta keponakannya, termasuk Indra Priawan.
Baca juga: Nikita Willy Melahirkan dengan Metode Water Birth, Ibunda Indra Priawan Khawatir
"Saham saya diambil, ikut diambil oleh mereka. Sekarang lihat kekayaan mereka berapa? Bisa diterka sendiri dengan flexing-nya," kata Mintarsih ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).
Sangking geramnya, Mintarsih menegaskan adanya hukum karma yang akan berimbas terhadap bisnis transportasi umum tersebut, terlebih ia menyoroti persaingan bisnis dari luar negeri.
Di sisi lain, baik Indra Priawan dan Nikita Willy belum menanggapi terkait persoalan tersebut.
"Saya pikir lebih baik mereka jujur aja, kan ada hukum karma, kalau benar mereka habis juga, liat juga saingannya, saingannya ada luar negeri, apakah mereka sanggup menyaingi," tegas Mintarsih.
Lebih lanjut, Mintarsih mengaku kecewa melihat Indra Priawan dan Nikita Willy kerap mempertontonkan kemewahan di media sosial.
Namun ia sendiri sudah bertahun-tahun hingga saat ini masih berjuang menuntut hak yang ia perkirakan bernilai hingga triliunan rupiah.
Ia meyakini sebagian keuntungan yang dinikmati pasangan tersebut berasal dari saham yang seharusnya menjadi miliknya.
"Saham saya bukan hilang, saham saya pindah ke tangan mereka. Jadi mereka dibagi," jelas Mintarsih.
Baca tanpa iklan