Rumah Lula Lahfah Ramai saat Polisi Gelar Jumpa Pers Terkait Kematiannya, Keluarga Berkumpul
Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026) menggelar konferensi pers terkait perkembangan penyelidikan kematian Lula Lahfah.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior
Ringkasan Berita:
- Polisi menggelar konferensi pers terkait perkembangan penyelidikan kematian Lula Lahfah.
- Pada waktu bersamaan jumpa pers digelar, rumah Lula Lahfah ramai tepat 7 hari kepergian kekasih Reza Arap.
- Tidak ada pengajian, tapi keluarga tetap berkumpul.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026) menggelar konferensi pers terkait perkembangan penyelidikan kematian Lula Lahfah.
Keterangan pers dilakukan tepat 7 hari kepergian kekasih Reza Arap ini di Polres Metro Jakarta Selatan.
Baca juga: Akun Whip Pink Mendadak Hilang usai Polisi Selisik Barang Bukti Kematian Lula Fahlah
Berdasarkan pantauan Tribunnews di kediaman Lula Lahfah di kawasan Buaran, Jakarta Timur, pada hari ketujuh kepergiannya tidak digelar pengajian tahlilan, Jumat (30/1/2026).
Salah satu anggota keluarga yang sempat ditemui di luar rumah menyebutkan tahlilan bersama warga sekitar tidak dilaksanakan malam ini, melainkan hanya diadakan pada malam ketiga setelah Lula meninggal dunia.
"Udah nggak ada tahlilan, tahlilannya cuma kemarin hari ketiga," katanya.
Baca juga: Polisi Ingatkan Bahaya Gas N2O Whip Pink Terkait Kasus Lula Lahfah: Jangan Cari Euforia Singkat
Meski demikian, suasana di dalam rumah terlihat ramai oleh keluarga yang berkumpul.
Beberapa kerabat juga tampak silih berganti datang ke kediaman Lula untuk memberikan dukungan dan doa.
Polisi Tak Bisa Simpulkan Penyebab Kematian Lula Lahfah
Polisi telah memastikan tidak ada unsur pidana dalam kasus kematian Selebgram Lula Lahfah yang jasadnya ditemukan di apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
Meski begitu, pihak kepolisian tidak bisa menyimpulkan penyebab meninggalnya Lula Lahfah lantaran pihak keluarga menolak untuk dilakukan proses autopsi.
"Kita tidak bisa menjawab akibat apa, kematian, kita tidak bisa menyimpulkan karena tidak dilakukan autopsi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam konferensi pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Adapun alasan pihak keluarga tidak menginginkan jenazah Lula diautopsi lantaran tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh Lula.
Baca tanpa iklan