Prilly Latuconsina Tuai Kritik soal Cari Kerja di LinkedIn, Omara Esteghlal: Jangan Serang Individu
Aksi Prilly pasang status #OpenToWork menuai kritik. Omara turun tangan membela dan menegaskan beda kritik campaign dan serangan pribadi.
Penulis:
Rinanda DwiYuliawati
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Prilly Latuconsina dikritik usai status #OpenToWork di LinkedIn-nya disebut hanya gimmick iklan.
- Warganet menilai aksi tersebut kurang empati terhadap perjuangan pencari kerja.
- Omara Esteghlal membela Prilly dan menekankan kritik seharusnya ditujukan ke kampanye, bukan individu.
TRIBUNNEWS.COM - Sorotan publik kembali tertuju pada Prilly Latuconsina.
Aktris muda ini mendadak jadi perbincangan hangat warganet setelah memasang badge #OpenToWork di akun LinkedIn miliknya.
Langkah tersebut menuai kontroversi karena belakangan diketahui hanya merupakan bagian dari gimmick iklan, bukan cerminan kondisi Prilly yang benar-benar tengah mencari pekerjaan.
Kekecewaan pun merebak. Di tengah situasi sulitnya lapangan kerja yang dirasakan banyak anak muda, aksi Prilly dinilai sebagian warganet kurang peka terhadap realitas sosial para pencari kerja.
Tak sedikit yang menilai penggunaan badge #OpenToWork itu seolah meremehkan perjuangan jobseeker yang tengah berjuang mencari nafkah.
Kritik demi kritik pun membanjiri kolom komentar unggahan Prilly di Instagram, dengan sejumlah netizen menyebut sang aktris tidak berempati terhadap kondisi masyarakat saat ini.
Di tengah derasnya hujatan tersebut, kekasih Prilly, Omara Esteghlal angkat bicara.
Ia tampak turun langsung ke kolom komentar untuk membela Prilly dari kritik yang menurutnya telah bergeser menjadi serangan personal.
Salah satu komentar netizen yang ramai disorot berbunyi, “She is mocking people’s biggest struggles, and they think it’s a good marketing idea (Dia mengejek perjuangan terbesar orang dan mereka pikir itu ide pemasaran yang bagus).”
Tak terima sang kekasih dihujat, pemeran Piyan dalam film Dilan 1990 pun memberikan klarifikasinya.
"Kutipan saya 'she's mocking,' kak bukan hanya 'she' kalau perkara 'she' saja mah bebas, tapi konteks ini kan banyak yang bermasalah dengan campaignnya tapi ujung-ujungnya menghujat public figurenya.
Baca juga: Transformasi Karier Prilly Latuconsina, Aktris yang Viral karena Cari Kerja di LinkedIn
Memakai 'she' nya bebas kok, tapi kan disputenya ini ada di kritik soal campaign vs orang menghujat public figurenya kak. Begitu, thank youu kak," timpal Omara, dikutip Tribunnews, Selasa (3/2/2026).
Perdebatan berlanjut ketika netizen lain kembali menyoroti konten tersebut.
"Bro masalahnya dia bikin konten terkait rutinitas pengangguran dan pencari kerja mksudnya apa dan berujung gimick," tulis netizen lainnya.
Pria berusia 26 tahun ini kembali menegaskan posisinya dengan membedakan kritik terhadap kampanye dan serangan terhadap individu.