Prilly Minta Maaf setelah Aksi Open to Work Viral, Ungkap Alasan Akun LinkedIn Miliknya Hilang
Prilly Latuconsina minta maaf usai menuai sorotan setelah menggunakan fitur Open to Work di platform LinkedIn.
Penulis:
Siti Nurjannah Wulandari
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Artis Prilly Latuconsina menuai sorotan setelah menggunakan fitur Open to Work di platform LinkedIn.
Fitur tersebut dia gunakan untuk mengumumkan tengah mencari pekerjaan.
Postingan Prilly di platform LinkedIn langsung diserbu ribuan perusahaan yang ingin mengajak bekerja sama dengan artis kelahiran 15 Oktober 1996 itu.
Aksi Prilly mengubah akun LinkedIn menjadi Open to Work nyatanya menimbulkan pro kontra.
Wanita keturunan Ambon Sunda itu dianggap kurang sensitif dengan kondisi masyarakat saat ini yang sulit mencari pekerjaan.
Prilly pun menuai banyak kritik hingga dituding kurang berempati.
Bahkan ada tudingan Prilly Open to Work adalah sebuah gimmick lantaran akun LinkedIn sang artis kini telah lenyap atau tak bisa ditemukan.
Kini artis berusia 29 tahun tersebut mengucapkan permohonan maaf secara terbuka.
Ia memahami kemarahan masyarakat atas aksinya.
Baca juga: Nama Prilly Latuconsina Trending di Media Sosial, Denny Sumargo Heran: Kenapa Kok Ramai?
"Aku paham situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman. Untuk itu aku ingin menyampaikan klarifikasi ini dengan itikad baik sebagai tanggungjawabku berkomunikasi," buka Prilly dikutip dalam unggahan Instagram @prillylatuconsina96 pada Selasa (3/2/2026).
Ia lantas mengucapkan permintaan tulus telah menimbulkan kesalahpahaman publik.
Prilly mengaku tak pernah dengan sengaja untuk tidak berempati pada masyarakat.
"Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus, kalau apa yang terjadi menimbulkan rasa nggak nyaman atau kesalahpahaman. Ini sama sekali bukan hal yang ingin aku ciptakan, aku ingin menegaskan bahwa sejak awal aku tidak pernah berniat untuk tidak bersikap sensitif apalagi tidak empati terhadap situasi yang sedang dihadapi orang-orang saat ini."
"Aku sadar, posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang dan aku mengerti hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," jelasnya.
Prilly pun tak berniat mengambil kesempatan orang lain setelah mengaktifkan Open to Work di LinkedIn.
Ia hanya ingin memperluas jejaring profesional dan mencoba membuka peluang untuk bidang yang belum pernah ia pelajari.
"Terkait fitur Open to Work, aku ingin menggunakan untuk cara aku bisa berkolaborasi lintas di dunia industri dan memperluas jejaring profesional, terutama di bidang atau ruang yang sebelumnya belum pernah aku coba,"
"Ini bukan dimaksudkan untuk mengambil kesempatan untuk siapapun melainkan sebagian dari proses belajarku dan upayaku untuk terus bertumbuh," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prilly mengungkap alasan akun LinkedIn pribadinya tak bisa ditemukan.
Ia membantah hilangnya akun LinkedIn adalah bentuk kesengajaan.
Akun LinkedIn Prilly mengalami bug dan tak bisa dibuka setelah mengalami kelonjakan aktivitas.
"Soal akun LinkedIn yang sempet hilang, aku juga ingin menyampaikan secara terbuka bahwa hal tersebut di luar kendaliku. Karena saat itu akun LinkedIn ku mengalami lonjakan aktivitas yang sangat tinggi. Dan akhirnya sampai saat ini belum bisa dibuka. Saat ini masih dalam proses pemulihan," terang Prilly.
Terakhir Prilly kembali mengucapkan permintaan maaf telah menimbulkan rasa tak nyaman bagi sebagian pihak.
"Ke depannya aku tetap berkomitmen untuk tetap menjalankan kegiatan dan kerja sama yang memberikan dampak positif bagi banyak orang. Dan komitmen ini akan jadi prioritas utamaku,"
"Sekali lagi, aku ingin minta maaf telah menimbulkan situasi yang tidak nyaman bagi teman-teman semua. Terima kasih atas masukan dan perhatian semuanya," tungkasnya.
Sikap Prilly meminta maaf secara terbuka mendapat dukungan dari sang kekasih.
Omara Esteghlal berharap semua pihak bisa saling belajar dan tumbuh ruang diskusi yang positif tanpa ada komentar buruk.
"Semangat, sayang. Semoga kita semua bisa belajar dari sini, dan kedepannya bisa tercipta makin banyak ruang diskusi yang hangat dan konstruktif, bukan saling memaki atau mengolok.
I hope this clarification and apology is accepted, or at least heard by those who were upset before, as I would like to extend mine as well. Have a lovely day all," tulis @omara.esteghlal di kolom komentar.
(Saya harap klarifikasi dan permintaan maaf ini diterima, atau setidaknya didengar oleh mereka yang merasa tersinggung sebelumnya, karena saya juga ingin menyampaikan permintaan maaf saya. Semoga hari Anda menyenangkan)
(Tribunnews.com/ Siti N)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.