Beradaptasi dengan Teknologi, Atta Halilintar & Anang Hermansyah Anggap AI Bukan Ancaman Kreativitas
Atta Halilintar danAnang Hermansyah menilai AI bukanlah ancaman, melainkan alat yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kreativitas manusia.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Bayu Indra Permana
Ringkasan Berita:
- Atta Halilintar dan ayah mertuanya, Anang Hermansyah bicara kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
- AI belakangan memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri kreatif.
- Atta dan Anang menilai AI bukanlah ancaman, melainkan alat yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kreativitas manusia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) belakangan memicu kekhawatiran di kalangan pelaku industri kreatif.
Namun, pandangan berbeda disampaikan Atta Halilintar dan ayah mertuanya, Anang Hermansyah.
Baca juga: Wamenkes Dante Bicara Inovasi Diabetes Molekuler & Artificial Pancreas: Masa Depan Pengobatan
Keduanya menilai AI bukanlah ancaman, melainkan alat yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung kreativitas manusia.
Pandangan tersebut disampaikan Atta dan Anang saat menjadi pembicara
Dalam sebuah sesi diskusi, Atta Halilintar menegaskan bahwa kehadiran AI seharusnya tidak ditakuti oleh para kreator.
Baca juga: Atta Halilintar Harus Ekstra Bagi Waktu ke Anak dan Istri, Akui Sering Cemburu
"Nah AI itu bukan sesuatu yang berbahaya. Justru ini adalah tools yang bisa membantu kreator bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih kreatif," ujara Atta Halilintar dalam talk show bertajuk The Role of AI in Modern Content Creation di kawasan Tangerang, Jumat (13/2/2026).
"Kreativitas tetap datang dari manusia, AI hanya membantu memperkuat dan memaksimalkan potensi kita," jelasnya.
Atta menilai, di tengah arus digitalisasi yang semakin cepat, kemampuan beradaptasi terhadap teknologi menjadi kunci agar kreator tetap relevan.
Selama digunakan secara bijak, AI justru dapat membuka peluang baru, mulai dari monetisasi hingga memperluas jangkauan audiens.
Senada dengan Atta, musisi Anang Hermansyah juga menekankan pentingnya kesiapan mental dan pola pikir terbuka dalam menyikapi perkembangan teknologi.
Menurutnya, AI tidak hadir untuk menggantikan peran manusia, melainkan sebagai mitra kolaboratif dalam proses kreatif.
Baca tanpa iklan