Reaksi Taqy Malik setelah Dituding Mark Up Wakaf Al Quran, Ajak Sahabat Bertabayyun
Taqy Malik terlibat dugaan baru terkait program wakaf Al-Qur’an yang dijalankannya. Kini ajak sahabat Randy untuk bertabayyun
Penulis:
Siti Nurjannah Wulandari
Editor:
Suci BangunDS
Ringkasan Berita:
- Taqy Malik menjadi sorotan setelah dituding melakukan mark up wakaf Al Quran
- Hal itu diungkap oleh sang sahabat sendiri, Rendy Permana
- Kini Taqy Malik mengajak Randy untuk bertabayyun melalui siaran langsung
TRIBUNNEWS.COM - YouTuber sekaligus penghafal Al-Quran, Taqy Malik menjadi sorotan lagi setelah terlibat polemik sengketa tanah.
Kini, ia dihadapkan pada dugaan baru terkait program wakaf Al-Qur’an yang dijalankannya.
Taqy diduga melakukan mark up harga mushaf dalam program wakaf tersebut, memicu perhatian publik dan perbincangan di media sosial.
Sebagai informasi, mushaf merupkan naskah Alquran yang ditulis tangan. Sementara wakaf merupakan pemberian yang bersifat suci untuk kepentingan ibadah atau kemaslahatan umum.
Hal itu diungkap oleh selebgram sekaligus sahabat Taqy Malik, Randy Permana di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Taqy Malik langsung menyebarkan undangan secara terbuka untuk Randy Permana.
"Undangan Terbuka Tabayyun
Bissmillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Melalui pernyataan ini, dengan segala kerendahan hati, saya mengundang Saudara Rendy Eka Permana dan semua pihak yang melontarkan tuduhan terkait saya untuk hadir dalam forum tabayyun secara terbuka (LIVE melalui platform Instagram dan dipublikasi secara terbuka), bermartabat, dan penuh tanggung jawab. Terkait amanah wakaf mushaf dan persoalan lain yang dilontarkan."
Baca juga: Sunan Kalijaga Prihatin Taqy Malik Tersandung Kasus Mark Up Wakaf Al Quran, Soroti Amanah dan Tabiat
"Semua fasilitas akan kami sediakan sebaik mungkin, agar terjadinya kenyamanan dan saling menghormati dalam forum, sehingga terjaganya wibawa diskusi yang akan kita jalankan
Ini bukan tentang mencari pembenaran, melainkan menghadirkan kebenaran.
Ini bukan tentang menyerang, melainkan menjaga amanah. Dan ini bukan tentang opini, melainkan pertanggungjawaban di hadapan manusia, dan terlebih lagi di hadapan Allah SWT," tulis @taqy_malik pada Sabtu (14/2/2026).
"Amanah adalah kehormatan. Dan kehormatan dijaga oleh kejujuran, bukan dengan diam.
Saya membuka ruang ini dengan niat baik, agar segala hal menjadi terang, agar tidak ada syubhat yang tersisa, dan agar kepercayaan umat tetap berdiri di atas kejelasan (bukan asumsi atau tuduhan liar semata)," lanjutnya.