Terry Putri Bersyukur Ramadan di Indonesia, Kalau di AS Harus Tempuh 70 KM Perjalanan ke Masjid
Ramadan tahun ini menjadi momen istimewa bagi Terry Putri, karena dijalani di Indonesia, sesuatu yang sudah lama ia rindukan
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Selama tinggal di AS, Terry Putri terbiasa merayakan Ramadan sebagai bagian dari minoritas Muslim
- Bahkan saat salat tarawih di AS, ia bersama suami harus menempuh perjalanan sejauh 60 km sampai 70 km
- Tahun ini Terry pulang ke Indonesia. Ia bersyukur bisa menjalani Ramadan Tanah Air
TRIBUNNEWS.COM - Artis dan presenter Terry Putri akhirnya kembali merasakan suasana ramadan di Indonesia.
Sudah cukup lama ia bersama sang suami, Derly Darmawan, menetap di Amerika Serikat.
Ramadan tahun ini menjadi momen istimewa baginya karena dijalani di Indonesia, sesuatu yang sudah lama ia rindukan.
Baca juga: Cerita Terry Putri Jalani Puasa 20 Jam saat Ramadan di Amerika
Keberadaan Terry di Indonesia membawanya berada dalam nuansa berbeda dalam menjalankan ibadah puasa.
Selama tinggal di AS, ia harus terbiasa merayakan Ramadan sebagai bagian dari minoritas Muslim.
“Alhamdulillah Ramadan kali ini aku di Indonesia karena aku bolak-balik ke Amerika," ucap Terry Putri saat ditemui di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (17/6/2026).
"Jadi, setelah sekian lama sama Ramadan di negara orang,” ujarnya.
Menurutnya, suasana kebersamaan yang identik dengan ramadan di Indonesia kini kembali bisa dinikmati.
Mulai dari ibadah bersama hingga tradisi berburu takjil, hal-hal yang dulu sulit ia temui di Amerika.
“Pasti ada yang ditunggu-tunggu karena sedang ngerasain bagaimana tidak apa ya minoritas di negara orang," bebernya.
"Jadi aku ngerasa bersyukur banget ibadah ramadan ini di negara sendiri,” lanjut Terry.
Terry juga berbagi cerita tentang tantangan berpuasa di negeri Paman Sam beberapa tahun lalu, terutama soal mencari makanan halal.
Ia mengaku harus ekstra usaha untuk mendapatkan makanan yang halal dan layak untuk dikonsumsi di bulan ramadan.
“Benar-benar harus berjuang berusaha. Tapi ternyata perjuangan kita mungkin di sini untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, lebih berkah," katanya.
Baca tanpa iklan