Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Inara Rusli Ucapkan Permintaan Maaf Terbuka: Jika Diterima, Terima Kasih

Selebgram Inara Rusli mengutarakan permintaan maaf secara terbuka di media sosial setelah kasus perzinaan naik sidik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari

Ringkasan Berita:
  • Inara Rusli mengucapkan permintaan maaf secara terbuka
  • Lewat tulisan panjang yang diunggah di Instagram, Inara berharap permintaan maafnya sampai ke Mawa
  • Ia juga mengunggah video singkat yang berisi permintaan maaf

TRIBUNNEWS.COM - Selebgram Inara Rusli menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di media sosial.

Inara Rusli terseret skandal setelah Wardatina Mawa melaporkan suaminya, Insanul Fahmi diduga memiliki hubungan terlarang dengan sang artis.

Kasus tersebut telah resmi dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada akhir tahun 2025.

Inara dan Insan mengaku mereka sudah menikah siri sejak Agustus 2025.

Meski ada pengakuan tersebut, laporan Mawa terus berjalan. Sementara pihak berwajib pun menyatakan laporan Mawa telah naik sidik.

Artinya pihak kepolisian akan segera memanggil Inara Rusli dan Insanul Fahmi dan mereka akan beradu bukti di meja hijau dengan Mawa.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah kasus tersebut sudah naik sidik, Inara Rusli mengucapkan permohonan maaf secara terbuka.

Meski tak menyebut nama Mawa, namun secara tersirat permintaan maaf tersebut dibuat untuk istri sah Insanul Fahmi.

Mantan istri Virgoun tersebut, mengaku menyesal karena ketidaksengajaan dan ketidaktahuan bisa melukai orang lain.

Ia tak berharap untuk langsung dimaafkan.

Mantan anggota girlband Bexxa tersebut, menghormati keputusan Mawa yang tak memaafkannya saat ini.

Baca juga: Curiga, Karyawan Inara Rusli Bikin Grup Gosip hingga Status Insanul Fahmi dan Mawa Terbongkar

"Menjelang hari kedua bulan suci Ramadhan, ku tuliskan ini bukan dari tempat yang paling benar, melainkan dari hati yang sedang belajar jujur pada dirinya sendiri.

Aku menyesal bukan karena ingin dimaafkan, melainkan karena akhirnya paham, ketidaksengajaan pun bisa melukai, dan ketidaktahuan bukan alasan untuk abai.

Maafku lahir dari perenungan panjang, bahwa mendengar sepenuh hati lebih berani daripada sekadar berbicara.

Jika maaf ini sampai padamu, anggaplah ia sebagai niat yang sedang belajar bertumbuh. Tak dimaksudkan untuk menghapus, apalagi memaksa lupa. Ia hanya pengakuan sederhana bahwa aku keliru, aku bertanggung jawab atas jejak yang kutinggalkan dan aku ingin menjadi lebih baik, pelan-pelan, dengan kesungguhan.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas