Penerimaan Gen Z, Kebanggaan King Nassar sebagai Penyanyi Dangdut
Penampilan enerjik King Nassar mampu menyihir berbagai kalangan, termasuk Gen Z yang selama ini dikenal memiliki selera musik berbeda.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Sebagai penyanyi dangdut, King Nassar sangat bersyukur atas apresiasi luar biasa yang diterimanya
- Menanggapi popularitasnya yang kian meroket di media sosial dan panggung-panggung festival, Nassar menyebut kesuksesannya saat ini adalah buah dari kepasrahan dirinya kepada Tuhan
- Penerimaan dari Gen Z dianggap Nassar sebagai pencapaian yang sangat spesial
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi dangdut King Nassar kini tak hanya menjadi idola bagi pecinta musik melayu konvensional.
Aksi panggungnya yang enerjik dan penuh totalitas terbukti mampu menyihir berbagai kalangan, termasuk Gen Z yang selama ini dikenal memiliki selera musik yang berbeda.
Ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Selasa (24/2/2026), pria yang akrab disapa "Oppa Nassar" ini mengaku sangat bersyukur atas apresiasi luar biasa yang ia terima belakangan ini.
Bahkan, ia kerap mendengar komentar bahwa penampilannya menjadi "obat stres" bagi para penonton.
Baca juga: Ramadan 2026, King Nassar Ingin Khatam Al-Quran dan Tingkatkan Ibadah
Menanggapi popularitasnya yang kian meroket di media sosial dan panggung-panggung festival, Nassar menyebut kesuksesannya saat ini adalah buah dari kepasrahan dirinya kepada Tuhan.
"Itu salah satu yang aku bilang adalah kelebihan dari kita berpasrah diri kepada Tuhan, ya," ungkap King Nassar.
Ia merasa takjub melihat bagaimana anak muda kini mulai melirik musik dangdut berkat penampilannya.
"Mereka jadi aware sama dangdut dan mereka menikmati aksi aku, menikmati show aku, menikmati segala suguhan aku. Itu buat aku sudah sangat luar biasa dan masyaallah," lanjutnya sumringah.
Penerimaan dari Gen Z dianggap Nassar sebagai pencapaian yang sangat spesial. Pasalnya, ia menyadari betul bahwa generasi ini awalnya bukanlah segmen pendengar "telinga dangdut" pada umumnya.
"Gen Z itu mereka bisa menerima, padahal mereka kan sebenarnya penontonnya bukan 'telinga dangdut' gitu. Jadi akhirnya aku tuh sekarang kalau bikin lagu atau dapat lagu, kita mau yang bisa masuk ke semua kalangan, termasuk kalangan Gen Z," jelas pelantun lagu "Seperti Mati Lampu" tersebut.
Ke depannya, King Nassar berkomitmen untuk terus menghadirkan karya dan aksi panggung yang relevan bagi semua umur. Ia memiliki visi besar agar musik dangdut tidak lagi dipandang sebelah mata atau hanya terbatas pada segmen tertentu saja.
Dengan strategi musik yang lebih inklusif, Nassar berharap dangdut tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan terus dicintai oleh generasi masa depan.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
Baca tanpa iklan