Gorengan Tak Ada dalam Menu Berbuka Puasa, Luna Maya: Usia Kepala Empat, No
Luna Maya berupaya konsisten menerapkan gaya hidup sehat. Tak hanya rutin berolahraga, ia juga sangat memperhatikan pola makan hingga waktu istirahat.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Luna menghindari makanan berminyak dan lebih memilih hidangan sederhana. Teh hangat dan kurma jadi primadona untuk Luna dan Maxime di momen buka puasa
- Bertambahnya usia memaksa Luna Maya mengubah pola makannya, terutama untuk makanan di saat Ramadan
- Berupaya konsisten hidup sehat, diakui Luna terinspirasi dari sang ibunda yang hingga kini masih aktif di usia 80 tahun
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berbeda dari kebiasaan banyak orang yang identik dengan gorengan saat berbuka puasa, Luna Maya dan Maxime Bouttier justru memilih menu yang lebih sehat selama Ramadan.
Luna menghindari makanan berminyak dan lebih memilih hidangan sederhana. Teh hangat dan kurma jadi primadona untuk Luna dan Maxime di momen buka puasa.
"Kami teh panas, kurma, air putih. Udah,” kata Luna Maya di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Bertambahnya usia memaksa Luna Maya mengubah pola makannya, terutama untuk makanan di saat Ramadan.
Jika dulu masih mengonsumsi gorengan, namun kini memilih berhenti karena faktor usia dan kesehatan.
Baca juga: Baim Wong Singgah di RS Bedah Plastik Korea, Luna Maya: Jangan Aneh-aneh Deh
“Kalau dulu makan. Sekarang udah karena usianya udah kepala empat, no,” ujarnya sambil menggelengkan kepala.
Menu berbuka pasangan ini pun cenderung ringan, seperti buah-buahan dan makanan kukus. Bahkan, Maxime disebut memiliki selera yang sama dan juga tidak menyukai gorengan.
“Dia sama kayak aku, nggak suka yang goreng-goreng. Paling kurma gitu aja,” ungkap Luna.
Terinspirasi ibu
Luna Maya berupaya konsisten menerapkan gaya hidup sehat. Tak hanya rutin berolahraga, ia juga sangat memperhatikan pola makan hingga waktu istirahat demi menjaga kualitas hidupnya di masa depan.
Investasi kesehatan tersebut dilakukan bukan tanpa alasan. Diakui Luna terinspirasi dari sang ibunda yang hingga kini masih aktif di usia 80 tahun.
Kondisi ibunya yang tetap bugar dan mandiri menjadi motivasi tersendiri bagi Luna untuk menjaga kesehatannya sejak dini.
"Saya melihat ibu saya yang konsisten menjalankan pola hidup sehat, mulai mengonsumsi suplemen vitamin juga sejak usia muda," kata Luna Maya di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Sang ibu menerapkan gaya hidup seimbang yang mencakup kesehatan fisik, mental, serta kebiasaan sehari-hari.
Hasilnya, kondisi fisik dan mental ibunda Luna masih terjaga dengan baik. Di usia yang oleh sebagian orang dianggap sudah tidak produktif, ia justru tetap aktif dan mandiri.
"Alhamdulilah di usia ibu saya sekarang, yang menurut orang Indonesia sudah termasuk sangat tua, tapi ibu saya masih aktif, nyetir sendiri, dan bekerja," ujar Luna.
Melihat langsung sang ibu tetap sehat dan aktif membuat Luna memiliki pandangan yang jelas tentang masa depannya.
Ia tak ingin hanya berumur panjang, tetapi juga memiliki kualitas hidup yang baik.
"Ini yang memotivasi saya, kalau diberikan umur sepanjang dia, maka harus lebih baik dari dia. Untuk aging gracefully, tentu harus investasi ke gaya hidup sejak dini," ungkap Luna.
Selain untuk diri sendiri, Luna juga menegaskan hidup sehat penting demi orang-orang terdekat.
Menurutnya, kondisi kesehatan di usia tua akan berdampak langsung pada keluarga dan lingkungan sekitar.
"Saya ingin pas tua nanti punya kualitas hidup yang baik, sehat, supaya enggak merepotkan diri sendiri dan orang di sekitar juga," jelas Luna.
(Tribunnews.com, Bayu Indra Permana)
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.