Hadiri Mubes V Kosgoro 1957, Bahlil: Tak Ada Organisasi Hebat Tanpa Kekompakan
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menitipkan pesan khusus pada 2 calon Ketua Umum Kosgoro 1957.
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Theresia Felisiani
Ringkasan Berita:
- Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menitipkan pesan khusus ke dua calon Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957.
- Pesannya agar menjaga kekompakan organisasi menjelang pemilihan dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957.
- Bahlil meminta kontestasi tidak dijadikan ajang perpecahan, melainkan momentum memperkuat organisasi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menitipkan pesan khusus kepada dua calon Ketua Umum Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) 1957 agar menjaga kekompakan organisasi menjelang pemilihan dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957.
Di hadapan peserta Mubes yang digelar di Hotel Merlynn Park, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam, Bahlil meminta kontestasi tidak dijadikan ajang perpecahan, melainkan momentum memperkuat organisasi.
"Jiwa besar yang saya maksudkan adalah silakan bertanding, tapi untuk bersanding. Karena tidak ada organisasi yang hebat tanpa adanya kekompakan," kata Bahlil.
Pesan tersebut ditujukan kepada dua kandidat Ketua Umum Kosgoro 1957, yakni Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati dan La Ode Saiful Akbar.
Menurut Bahlil, tidak ada organisasi yang mampu mencapai tujuan besar tanpa kolaborasi dan kerja sama yang solid di internal.
"Belum pernah saya menemukan sebuah organisasi yang lahir dan besar untuk mencapai tujuannya tanpa ada kolaborasi dan kerja sama yang baik," ujarnya.
Baca juga: Efek Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng Dinilai Positif, Prof Gun Gun: Untungkan Bahlil dan Partai Golkar
Selain menyinggung kontestasi internal, Bahlil juga menegaskan posisi strategis Kosgoro bagi Partai Golkar.
Menteri ESDM itu menyebut Kosgoro memiliki peran penting karena membawahi dua sektor yang menjadi fondasi kekuatan partai politik modern, yakni bidang ekonomi dan pendidikan.
"Kehadiran Kosgoro memiliki posisi strategis karena membawahi dua bidang substansial yang menjadi kunci kemajuan Partai Golkar pada masa mendatang, yakni bidang ekonomi dan pendidikan," katanya.
Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan kader, tetapi juga kemampuan membangun kekuatan logistik organisasi.
"Kecerdasan tanpa logistik itu susah, begitu pun sebaliknya, logistik tanpa kecerdasan juga susah. Tapi Kosgoro membawahi dua ini, kecerdasan dan logistik. Jadi bagi Partai Golkar, Kosgoro adalah seng ada lawan," ujar Bahlil disambut tepuk tangan peserta.
Bahlil juga menekankan pentingnya peran Kosgoro sebagai tempat kaderisasi yang mampu menghasilkan sumber daya politik berkualitas bagi Partai Golkar.
Ia berharap organisasi pendiri Golkar tersebut tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi menjadi tempat pembentukan karakter dan peningkatan kapasitas kader sebelum terjun ke dunia politik.
"Harusnya organisasi-organisasi yang mendirikan dan didirikan ini dijadikan sebagai tempat tempah untuk mengasah pembentukan karakter diri dan peningkatan kualitas diri bagi kader. Sehingga kelak mereka sudah siap untuk disuplai kepada partai," tegasnya.
Baca juga: Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng Sudah Ada di Spotify, Telah Didengar 178 Ribu Kali