Dilema Kamelia yang Lelah, Bertahan atau Menyudahi Hubungan dengan Ammar Zoni
Komitmen Kamelia dampingi Ammar Zoni melampaui sekadar urusan hati. Meski begitu, ia tak mau berekspektasi tinggi dengan kelanjutan hubungan tersebut.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Kamelia secara terbuka mengungkapkan kelelahan batin dan dilema hebat yang tengah dihadapinya. Ia merasa menjadi sosok tunggal yang mengurus segala keperluan Ammar selama proses hukum berjalan
- Ammar Zoni diketahui sebagai terdakwa kasus peredaran narkoba di dalam lapas
- Terkait masa depan hubungan mereka, Kamelia memilih untuk tidak lagi berekspektasi tinggi, meski yang dia lakukan melampaui urusan hati
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di balik peliknya kasus hukum yang menjerat aktor Ammar Zoni terkait dugaan peredaran narkotika di dalam rutan, terselip kisah pilu dari kekasihnya, Dokter Kamelia.
Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2026), Kamelia secara terbuka mengungkapkan kelelahan batin dan dilema hebat yang tengah dihadapinya.
Kamelia seperti berada di persimpangan jalan, antara keinginan untuk menyudahi hubungan karena beban mental yang teramat berat, atau tetap bertahan sebagai satu-satunya orang yang peduli pada nasib Ammar.
Kekecewaan Kamelia memuncak karena ia merasa menjadi sosok tunggal yang mengurus segala keperluan Ammar selama proses hukum berjalan.
Secara blak-blakan, ia menyebut tidak melihat kehadiran keluarga inti Ammar, mulai dari adik hingga kerabat lainnya, dalam agenda-agenda penting persidangan maupun koordinasi hukum.
"Setiap pertemuan sama pengacara, setiap pertemuan sama pihak rutan, itu aku yang ketemu. Tidak ada satu pun saudaranya, tantenya, adiknya. Enggak ketemu," tutur Kamelia dengan nada getir.
Bahkan, Kamelia mengaku sempat menjemput paksa adik Ammar agar mau terlibat dalam proses pendampingan, namun hasilnya nihil.
Urusan administratif hingga komunikasi harian dengan berbagai pihak akhirnya tetap jatuh ke pundaknya sendiri.
Kelelahan yang dirasakan Kamelia bukan sekadar fisik, melainkan emosional.
Baca juga: Lelah Urus Kasus Narkoba Ammar Zoni, Dokter Kamelia Merasa Sendirian, Sentil Adik Sang Kekasih
Ia mengakui sempat terlintas pikiran untuk pergi meninggalkan Ammar yang kembali tersandung kasus barang haram tersebut. Namun, rasa tanggung jawab moral menahannya.
"Jodoh itu di tangan Allah. Mau berjodoh atau tidak, aku ikhlas. Tapi, egois enggak sih kalau setelah dia kena kasus aku malah meninggalkan?" ungkapnya sambil menitikkan air mata.
Kekecewaannya menjadi-jadi setelah Ammar tak bisa menghadirkan saksi kunci untuk mengungkap dugaan pemerasan aparat yang diungkapkannya.
Situasi tersebut membuat Kamelia pesimis Ammar Zoni divonis bebas atas tuduhan sebagai pengedar narkoba dalam lapas.
Di sisi lain, Kamelia merasa memiliki kewajiban untuk memastikan Ammar mendapatkan keadilan, terutama karena ia mengklaim tahu persis perubahan sikap Ammar selama di dalam rutan sebelum akhirnya kembali terjerat.
Baca tanpa iklan