Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Penyebab Chelsea Olivia Alami Haid 2 Bulan Non Stop hingga Operasi di Malaysia

Artis Chelsea Olivia membagikan pengalamannya mengalami kondisi gangguan medis di organ reproduksi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Salma Fenty

Ringkasan Berita:
  • Cerita Chelsea Olivia alami haid 2 bulan non-stop
  • Ia bahkan harus menjalani operasi rahim di Malaysia
  • Ada beberapa tahap operasi yang dijalankan
  • Chelsea Olivia pun ungkap penyebabnya

TRIBUNNEWS.COM - Artis Chelsea Olivia membagikan pengalamannya mengalami kondisi gangguan medis di organ reproduksi.

Awalnya Chelsea Olivia dan sang suami, Glenn Alinskie berpamitan dan meminta doa pada warganet.

Mereka menyebut Chelsea akan masuk ruang operasi di Malaysia pada akhir Februari 2026 lalu.

Tak dijelaskan secara rinci, namun dalam unggahan gabungan @chelseaolivia dan @glennalinskie disebutkan, wanita berusia 33 tahun itu akan menjalankan empat tahap operasi.

Di antaranya hysteroscopy, polypectomy, D&C, dan Endometrial resection.

Keempat prosedur tersebut adalah tindakan medis minimal invasif untuk mendiagnosis dan mengobati kelainan di dalam rahim tanpa sayatan luar.

Rekomendasi Untuk Anda

Hysteroscopy memvisualisasikan rahim, Polypectomy mengangkat polip, D&C mengikis lapisan rahim, dan Endometrial resection mengangkat lapisan rahim secara lebih dalam, sering dilakukan bersamaan.

Kini Chelsea Olivia sedang dalam masa pemulihan dan mulai menceritakan awal mula gejala dan penyebab dirinya naik meja operasi.

Wanita yang menikah pada 2015 tersebut mengaku mengalami gangguan haid.

Darah menstruasi tidak berhenti selama dua bulan.

Baca juga: Vakum Akting Demi Anak, Chelsea Olivia Ubah Prioritas Hidup, 70 Persen untuk Keluarga

Merasa kondisinya tak wajar, Chelsea memutuskan memeriksakan diri ke dokter kandungan.

Chelsea didiagnosa mengalami gangguan hormon.

"Jadi semuanya bermula di bulan Januari, saat aku sedang menstruasi (tepat setelah pulang dari Jepang). Rasanya berbeda dari biasanya—lebih sakit dan kramnya jauh lebih kuat.

Awalnya aku pikir wajar, mungkin aku karena kecapekan setelah liburan..

Tapi ternyata tidak berhenti. Sudah 10 hari- lalu 2 minggu hingga memasuki 2 bulan, aku masih terus berdarah. Akhirnya aku langsung kontrol ke dokter obgyn.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas