Wardatina Mawa Pusing Dengar Insanul Fahmi Bilang Cinta, Ikhlas Suaminya & Inara Rusli Bersatu Lagi
Wardatina Mawa mengaku pusing dengan kalimat cinta yang kerap diucapkan Insanul Fahmi, suami yang kini digugat cerai.
Editor:
Anita K Wardhani
Ringkasan Berita:
- Wardatina Mawa mengaku pusing dengan kalimat cinta yang kerap diucapkan Insanul Fahmi.
- Suaminya itu kini digugat cerai karena melakukan poligami dengan Inara Rusli.
- Mawa juga menegaskan dirinya ikhlas jika Insanul Fahmi dan Inara Rusli mau bersatu.
TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Selebgram Wardatina Mawa mengaku pusing dengan kalimat cinta yang kerap diucapkan Insanul Fahmi, suami yang kini digugat cerai.
Meski Mawa mengetahui kalau Insanul masih menyayanginya karena sering menyampaikan kalimat 'I Love You'. Tapi hal itu tak digubris oleh Mawa.
Baca juga: Pesan Mawa untuk Insanul Fahmi dan Inara Rusli setelah Resmi Gugat Cerai: Aku Nggak Mau Bekas-bekas
Ia tetap mengugat cerai ke Pengadilan Agama Medan, Sumatera Utara usai Insanul Fahmi setelah melakukan poligami.
"Ih pusing kepalaku dengernya, sumpah," ungkapnya ketika ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/3/2026).
Wardatina Mawa secara tegas menolak ajakan Insanul Fahmi untuk berdamai dan melanjutkan pernikahannya, setelah mengkhianatinya dengan menikah siri bersama Inara Rusli.
"Aku pure dari pribadi aku, emang tidak mau melanjutkan hubungan ini. Nggak ada hasutan dari siapapun," kata Wardatina Mawa
Ikhlas Jika Insanul Fahmi dan Inara Rusli Lanjutkan Pernikahan
Mawa juga menegaskan dirinya ikhlas jika Insanul Fahmi dan Inara Rusli mau bersatu.
"Jadi pokoknya kalau emang mereka mau bersatu, aku ikhlas. Ya udah bersama aja mereka, aku juga nggak mau kan," tambahnya.
Mawa merasa rumah tangganya dengan Insanul tidak ada lagi yang harus dipertahankan, ia merasa apa yang sudah dibangun selama ini sudah rusak parah.
"Nasi udah jadi bubur ya. Nasi udah jadi bubur, jadi ya mau gimanapun juga... kalau itu udah terjadi ya udah. Aku pun juga berhak bahagia," ucapnya.
"Anak aku juga berhak melihat sosok ibunya lebih happy lagi pastinya," lanjutnya.
Ingin Bahagia, Mawa Temui Psikolog
Setelah memutuskan berpisah, Mawa perlahan mulai menyembuhkan luka hati dan trauma dengan mendatangi psikolog di kawasan Bandung, Jawa Barat.
Mawa merasa langkahnya ke psikolog adalah hal yang tepat. Karena beban atas trauma yang dirasakan perlahan mulai menghilang.
Baca tanpa iklan