Ahmad Dhani Sebut akan Banyak Kasus Pelanggaran Hak Cipta: Lagu Itu Properti
Soroti permasalahan hak cipta, musisi Ahmad Dhani sebut akan banyak kasus yang bakal diproses hukum soal pelanggaran hak cipta.
Penulis:
Ifan RiskyAnugera
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Musisi Ahmad Dhani menilai kasus pelanggaran hak cipta musik akan semakin banyak diproses hukum.
- Ia menegaskan komposer berhak atas perlindungan hukum atas karya mereka.
- Dhani menyebut lagu adalah properti milik pencipta, sehingga tidak bisa digunakan sembarangan tanpa izin, terutama dalam pertunjukan atau konser.
TRIBUNNEWS.COM - Musisi sekaligus produser musik Ahmad Dhani menyoroti pentingnya perlindungan hak cipta di industri musik Indonesia.
Ia menilai ke depan akan semakin banyak kasus pelanggaran hak cipta yang diproses secara hukum.
Menurut pentolan band Dewa 19 itu, Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) akan lebih tegas bersuara untuk memperjuangkan hak pencipta lagu.
"Kali ini akan banyak kasus, kita AKSI sebagai organiasasi komposer akan semakin menegaskan hak kita, bahwa hak kita itu dilindungi oleh Undang-Undang Dasar, tidak hanya UU Hak Cipta," kata Dhani, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (5/3/2026).
Suami penyanyi Mulan Jameela itu menegaskan, bahwa lagu diibaratkan sebagai properti.
Dengan arti lain, lagu ciptaan seseorang tak bisa diambil alih atau dipergunakan secara sembarangan oleh orang lain.
"Lagu itu adalah properti, seperti halnya rumah."
"Jadi nggak bisa diambil alih begitu saja," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Dhani sekaligus menjelasan tujuan dari perjuangan AKSI selama ini.
Ia menuturkan, bahwa AKSI hanya berfokus pada perizinan penggunaan lagu di dalam konser.
"Perjuangan AKSI itu adalah perjuangan untuk memperoleh keadilan di konser, royalti konser. Bukan yang lain ya, bukan yang karaoke, yang TV, bukan yang lain," tutur Dhani.
Baca juga: Fariz RM Peringatkan Pihak yang Bawakan Karyanya Secara Ilegal: Akan Saya Bantai dalam Proses Hukum
Dhani pun menilai saat ini masih banyak pihak yang salah mengartikan perjuangan dari AKSI terkait hak cipta.
"Jadi ini masih yang banyak salah sangka bahwa perjuangan AKSI itu royalti dalam bentuk semua, enggak."
"Kita hanya perjuangkan royalti pencipta di pertunjukan musik," ujar Dhani.
AKSI adalah organisasi yang mewadahi para pencipta lagu dan komposer di Indonesia untuk memperjuangkan perlindungan hak cipta serta sistem royalti yang lebih adil di industri musik.
Baca tanpa iklan