Sheila Marcia Ungkap Peran Besar Ibu Anji dalam Kehidupan Leticia Putrinya
Sheila Marcia mengungkapkan peran besar Mama Dini, ibu musisi Anji dalam kehidupan putrinya, Leticia.
Penulis:
Fauzi Nur Alamsyah
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
Ringkasan Berita:
- Sheila Marcia mengungkapkan peran besar Mama Dini, ibu musisi Anji dalam kehidupan putrinya, Leticia.
- Ia menyebut Mama Dini sosok nenek yang sangat menyayangi cucunya sejak kecil.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sheila Marcia mengungkapkan peran besar ibu dari musisi Anji, yang akrab disapa Mama Dini, dalam kehidupan putrinya, Leticia Charlotte.
Baca juga: Sheila Marcia Ceritakan Masa Lalunya yang Kelam ke Leticia, Ingin sang Anak Lebih Bisa Jaga Diri
Menurut Sheila Narcia, almarhumah dikenal sebagai sosok nenek yang sangat menyayangi cucunya sejak kecil dan selalu memberikan perhatian penuh.
“Kalau untuk kedekatan, lebih ke Mama sama Leticia. Dari kecil suka tukar kado, kasih baju juga,” kata Sheila Marcia saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan belum lama ini.
Ia menuturkan, hubungan antara Mama Dini akrab sapaannya dan Leticia terjalin hangat, termasuk di momen-momen spesial Lebaran.
“Kalau Lebaran, mereka suka tukar-tukaran kado. Itu sudah dari Leticia masih kecil,” ujarnya.
Meski dirinya mengaku tidak terlalu sering bertemu secara langsung, Sheila tetap menjaga komunikasi dengan mantan mertuanya itu, terutama untuk berbagi perkembangan sang anak.
“Kalau Leticia ada prestasi atau apa, aku kirimin video atau foto. Memang kebiasaan aku seperti itu,” jelasnya.
“Selalu baik, selalu senang. Nggak pernah nggak baik,” lanjut Sheila.
Bagi Sheila, sosok ibunda Anji adalah figur nenek yang sangat menyayangi cucunya.
“Beliau memang sosok ibu yang sungguh-sungguh sayang sama cucunya,” tuturnya.
Penyesalan Sheila Marcia
Sheila Marcia mengungkapkan rasa penyesalannya karena tidak sempat bertemu dengan ibu dari musisi Anji, Siti Sundari sebelum meninggal dunia.
Sheila Marcia mengatakan, dirinya tetap menyempatkan hadir ke pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir, meski dalam kondisi kesehatan yang kurang baik.
Baca tanpa iklan