Denada Rencanakan Pertemuan Ressa dan Aisha di Singapura
Denada berencana membawa putranya, Ressa Rossano, ke Singapura untuk bertemu dengan Aisha putrinya.
Penulis:
Fauzi Nur Alamsyah
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
Ringkasan Berita:
- Denada berencana membawa putranya, Ressa Rossano, ke Singapura .
- Bukan jalan-jalan, tapi Denada membawa sang anak untuk bertemu dengan Aisha putrinya.
- Ressa kemudian setuju untuk terbang ke Singapura bertemu adiknya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Denada berencana membawa putranya, Ressa Rossano, ke Singapura untuk bertemu dengan sang putri, Aisha.
Baca juga: Puluhan Tahun Terpisah, Denada Ingin Ressa Tinggal di Rumahnya hingga Bertemu Aisha Putrinya
Hal tersebut menjadi rencana terdekat yang ingin segera diwujudkan Denada setelah mengakui Ressa sebagai anak kandungnya.
"Itu adalah rencana yang paling utama, yang paling terdekat yang kepengin banget aku wujudkan. Aisha ketemu sama Ressa," kata Denada di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (13/4/2026).
Denada mengungkapkan, ajakan tersebut bahkan sudah disampaikannya sejak awal kembali berkomunikasi dengan Ressa.
Baca juga: 24 Tahun Disangka sebagai Sepupu, Ini Reaksi Denada saat Dipanggil Ressa Rossano dengan Sebutan Ibu
Ressa kemudian setuju untuk terbang ke Singapura bertemu adiknya.
"Aku waktu itu langsung pada saat telepon pertama, langsung yang pertama kali aku sampaikan adalah 'Yuk ke Singapura ketemu adiknya'," ujarnya.
Ajakan itu mendapat respons positif dari kedua anaknya. Ressa maupun Aisha disebut sama-sama bersedia untuk bertemu.
"Dia (Ressa) juga udah mau, Ressanya juga mau, Aishanya juga udah mau. Jadi emang akan jadi hal aku rasa yang paling membahagiakan pasti buat aku melihat mereka bisa berkumpul dan ketemu sama-sama," ucap Denada.
Penyesalan sempat Tak Akui Ressa Anak
Di sisi lain, Denada mengakui adanya penyesalan atas keputusan masa lalunya yang belum mengakui Ressa.
Ia menyadari kesalahan tersebut tidak bisa sepenuhnya diperbaiki
.
"Tidak bisa mengobati apapun kesalahan yang sudah aku lakukan. Dan aku tahu, untuk seumur hidupku, pasti tidak ada yang bisa aku lakukan untuk bisa mengobati itu," tuturnya.
Libatkan Psikolog
Untuk memastikan pertemuan tersebut berkalan baik, Denada bahkan melibatkan psikolog.
Ia berkonsultasi dengan psikolog agar mendapatkan cara terbaik dalam berbicara kepada Aisha.
"Waktu itu aku sempat minta bantuan, lagi-lagi sama psikolog gitu ya. Aku merasa aku perlu banget butuh bantuan, masukan, dan rekomendasi dari tenaga-tenaga ahli untuk bagaimana caranya aku ngomong sama Aisha," ujarnya.
Upaya tersebut pun membuahkan hasil. Denada menyebut Aisha menerima kabar tersebut dengan baik, sehingga membuatnya merasa lega.
"Alhamdulillah penerimaannya juga alhamdulillah baik dan dia sekarang tahu, jadi aku juga jadi lebih lega sekarang," tuturnya.
Kini, setelah Aisha mengetahui keberadaan kakak kandungnya, Denada berharap bisa segera mempertemukan keduanya.
Baca tanpa iklan