Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Seleb
LIVE ●

Respons Pihak Rully Anggi Akbar usai Disebut Tak Pernah Beri Nafkah ke Boiyen

Disebut tak pernah menafkahi komedian Yeni Rahmawati alias Boiyen selama dua bulan menikah, pihak Rully Anggi Akbar memberikan respons.

Tribun X Baca tanpa iklan

Ringkasan Berita:

TRIBUNNEWS.COM - Rumah tangga Boiyen dan Rully Anggi Akbar kini berada di ambang perpisahan.

Boiyen diketahui telah melayangkan gugatan cerai pada 20 Januari 2026 di Pengadilan Agama Tigaraksa.

Pemilik nama lengkap Yeni Rahmawati itu memutuskan menggugat cerai Rully Anggi, hanya dua bulan setelah pernikahan mereka digelar pada 15 November 2025 di ICE BSD, Tangerang.

Keputusan tersebut diambil di tengah mencuatnya dugaan kasus penipuan yang menjerat Rully, yang disebut mulai terungkap sekitar satu bulan setelah pernikahan mereka.

Masalah hukum yang menimpa pria berprofesi sebagai dosen itu kemudian menjadi titik awal keretakan dalam hubungan mereka.

Selama masa pernikahan yang singkat, Boiyen mengaku tidak pernah mendapat nafkah dari suaminya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebab itulah, Rully Anggi dianggap mokondo dan numpang hidup ke Boiyen.

Terkait hal tersebut, kuasa hukum Rully, Ben Zebua pun memberikan tanggapan.

Ben Zebua mempertanyakan istilah mokondo yang dilayangkan kepada pria yang akrab disapa Ezel itu.

"Mokondonya apa nih? Apakah modal konsisten doang kan kita enggak tahu," kata Ben, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Selasa (21/4/2026).

"Kalau ranah itu saya belum pernah diberitahu ya oleh yang bersangkutan, mungkin bisa ditanyakan ketika kita bertemu," sambungnya.

Di samping itu, Ben ingin kasus penipuan yang melibatkan Rully segera diproses.

Kasus yang menjerat Rully Anggi sendiri sempat menjadi perhatian publik.

Baca juga: Proses Cerai dengan Rully Anggi Akbar, Boiyen Tak Mau Ambil Pusing, Akui Hidupnya Kini Tenang

Ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh pengusaha berinisial RF pada 6 Januari 2026 atas dugaan penipuan dan penggelapan dana investasi kuliner senilai ratusan juta rupiah.

"Makanya ini pengin banget ketika dipanggil datang, ya silakan teman-teman mempertanyakan biar clear kan," terang Ben Zebua.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas