D'Sayang Band Debut Lewat 'Assalamualaikum Sayang', Terinspirasi Kisah Mualaf Gadis Tionghoa
Lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan sebuah persembahan yang sarat akan makna personal Dimas Salamun, pendiri D'Sayang Band.
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan sebuah persembahan yang sarat akan makna personal
- Selain latar belakang ceritanya yang kuat, D'Sayang Band juga menawarkan konsep musik yang unik untuk mencuri perhatian pendengar
- Mereka mengusung identitas musik dengan komposisi 40 persen nuansa Mandarin dan 60 persen musik band Indonesia
TRIBUNNEWS.COM - D'Sayang Band mengawali debutnya di blantika musik Indonesia, seiring peluncuran single perdana bertajuk "Assalamualaikum Sayang".
Lagu ini bukan sekadar karya musik biasa, melainkan sebuah persembahan yang sarat akan makna personal.
Sang vokalis sekaligus pendiri band, Dimas Salamun, mengungkapkan bahwa inspirasi utama lagu ini datang dari sosok wanita bernama Jasmin Valencia Agatha.
Jasmin digambarkan sebagai sosok wanita keturunan Tionghoa yang memiliki perjalanan spiritual menyentuh.
"Lagu ini terinspirasi dari Jasmin Valencia Agatha, sosok wanita cantik dan mungil yang dulunya non-Muslim dan kini telah memeluk agama Islam (mualaf)," ujar Dimas Salamun.
Baca juga: Belum Menikah di Usia 47 Tahun, Erie Suzan: Saya Single dan Sangat Bahagia
Selain latar belakang ceritanya yang kuat, D'Sayang Band juga menawarkan konsep musik yang unik untuk mencuri perhatian pendengar.
Mereka mengusung identitas musik dengan komposisi 40 persen nuansa Mandarin dan 60 persen musik band Indonesia.
Perpaduan elemen musik dua budaya ini sengaja diciptakan untuk memberikan kesan yang fresh dan memiliki karakter kuat di tengah persaingan industri musik yang ketat.
Nama "D'Sayang" sendiri memiliki filosofi mendalam. Huruf "D" mewakili nama Dimas, sementara "Sayang" ditujukan kepada wanita yang menjadi inspirasi besar dalam karya-karya mereka.
D'Sayang Band juga menandai kembalinya Dimas Salamun ke dunia tarik suara.
Dimas sebenarnya bukan orang baru. Ia telah memulai karier sebagai penyanyi solo sejak tahun 2009 dan sempat viral di masanya melalui kontrak dengan beberapa label besar.
Setelah sempat vakum cukup lama, semangat berkarya Dimas kembali muncul usai menjalin komunikasi dengan Anto Cepi. Dari obrolan tersebut, Dimas akhirnya memutuskan untuk membentuk grup band sebagai wadah kreativitas barunya.
Menariknya, D'Sayang Band resmi dibentuk pada 18 Maret 2026, bertepatan dengan hari ulang tahun Dimas.
Kini, dengan identitas baru dan lagu perdana yang menyentuh hati, D'Sayang Band siap memberikan warna berbeda bagi para penikmat musik di seluruh Indonesia.
Baca tanpa iklan