Garin Nugroho Soroti Pentingnya Regenerasi Sineas Muda
Garin Nugroho adalah salah satu inisiator LA Indie Movie. Ia menegaskan pentingnya kehadiran program ini bagi regenerasi sineas Tanah Air.
Penulis:
Fauzi Nur Alamsyah
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Garin Nugroho menilai LA Indie Movie sebagai wadah penting untuk regenerasi perfilman Indonesia sekaligus menjadi ruang lahirnya karya dengan gagasan yang otentik dari sineas muda
- Workshop dan kompetisi yang dihadirkan, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga peluang nyata untuk masuk ke industri film
- LA Indie Movie 2026 digelar di dua kota besar, yakni Jakarta pada 13-14 Juni 2026 dan Yogyakarta pada 20-21 Juni 2026
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program pengembangan sineas muda, LA Indie Movie, resmi kembali digelar setelah sempat vakum selama enam tahun akibat pandemi.
Ajang yang pertama kali hadir pada 2007 ini kembali membuka peluang bagi para kreator film Indonesia untuk mengasah kemampuan sekaligus menembus industri perfilman nasional hingga internasional.
LA Indie Movie dikenal sebagai wadah bagi berbagai profesi di dunia film, mulai dari penulis naskah, sutradara, produser, editor, production designer, sinematografer, hingga digital creator untuk berkumpul, bertukar ide, dan berkolaborasi.
Baca juga: Garin Nugroho dan Benni Setiawan Kolaborasi Garap Film Dilanjutkan Salah Disudahi Perih
Program tahun 2026 ini menghadirkan rangkaian kegiatan seperti workshop, kelas inspiratif, hingga mentorship eksklusif bersama para praktisi film terpilih.
Salah satu inisiator LA Indie Movie, Garin Nugroho, menegaskan pentingnya kehadiran program ini bagi regenerasi sineas Tanah Air.
“Wadah seperti LA Indie Movie sangat penting untuk regenerasi perfilman Indonesia dan juga menjadi ruang lahirnya karya dengan gagasan yang otentik dari sineas muda,” ujar Garin kepada awak media melalui keterangan resmi, Senin (4/5/2026).
Ia menambahkan, melalui workshop dan kompetisi yang dihadirkan, peserta tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis, tetapi juga peluang nyata untuk masuk ke industri film.
Tak hanya itu, peserta juga akan mendapatkan kesempatan langka untuk belajar langsung dari praktisi film nasional maupun internasional.
Topik yang dibahas pun beragam, termasuk perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai merambah industri perfilman dan konten kreatif.
Perwakilan LA Indie Movie dari PT Perada Swara Productions, Hani Aulia, menyebut pihaknya berkomitmen mendukung talenta kreatif Indonesia.
“Sejak lebih dari 15 tahun lalu, kami bangga bisa berkontribusi mendukung dan mencetak banyak filmmaker muda Indonesia, bahkan hingga ada yang berkarier secara internasional,” kata Hani.
Menariknya, LA Indie Movie juga menyediakan total hadiah hingga Rp 400 juta bagi finalis terpilih untuk memproduksi film pendek impian mereka.
Para finalis juga akan mendapatkan pendampingan langsung dari mentor profesional.
Selain produksi film, karya para peserta nantinya akan mendapatkan dukungan promosi di berbagai media terpilih serta berpeluang diputar di festival film internasional.
Baca tanpa iklan