Teater Dunia Astral Ritual Kisahkan Cinta Lama Belum Selesai yang Berujung Teror
Berbeda dari teater pada umumnya yang menampilkan aktor di atas panggung, Ritual melibatkan interaksi penonton dalam pertunjukan.
Penulis:
M Alivio Mubarak Junior
Editor:
Willem Jonata
Teater ini dikembangkan oleh Pandora Box, yang sebelumnya dikenal lewat proyek viral Train To Apocalypse.
Billy Junior selaku produser eksekutif mengungkapkan Ritual mengusung pendekatan multisensori dengan memanfaatkan pencahayaan dramatis serta aroma khas seperti kemenyan dan bunga Nusantara.
"Memang dalam pertunjukan ini tujuannya begitu masuk, penonton sudah menjadi bagian dari cerita, bahkan bagian dari ritual itu sendiri," ujar Billy saat konferensi pers, Rabu.
Secara cerita, Ritual mengisahkan seorang Ki Dukun yang menjalankan ritual tahunan di tempat keramat.
Luqman Baihaki selaku kratif dan penulis menjelaskan pesan yang ingin disampaikan dalam pertunjukan ini, yakni pentingnya komitmen terhadap janji yang telah dibuat.
"Cerita sebenarnya itu, ini akibat perbuatan yang belum selesai di masa lalu," kata Luqman Baihaki.
"Pada masa lalu dukun dan Nyai Saroh punya perjanjian lah sehidup semati, tapi Ki dukun malah move on dan menikahi Nyi Ayu. Ya intinya hati-hati berjanjilah," lanjutnya.
Bagi yang ingin menyaksikan Ritual, tiket dibanderol seharga Rp 60 ribu pada hari biasa dan Rp 75 ribu saat akhir pekan atau hari libur, hadir hingga 1 Juni 2026.
(Tribunnews.com/ M Alivio Mubarak Junior)
Baca tanpa iklan