Eks ART Lainnya Benarkan Mantan Istri Andre Taulany Sering Bicara Kasar, Gaji dan KTP Masih Ditahan
Pengakuan ART lainnya, benarkan Erin mantan istri Andre Taulany sering bicara kasar. KTP dan gajinya masih ditahan.
Penulis:
Salma Fenty Irlanda
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Setelah mengalami pemukulan, Hera mengadukan tindakan Erin kepada putra kedua Andre, Kenzy.
Namun, aksi itu justru semakin membuat Erin naik pitam.
"Awalnya tuh gini, HP saya dipecahin gara-gara ngehubungin kepala yayasan, minta tolong kak, saya di sini dianiaya Ibu Erin. Bantuin saya keluar dari sini, bagaimana caranya. Nah terus Mas Kenzy pulang sekolah, saya lari ke kamar Mas Kenzy.
"Mas, tolong saya habis dipukul ibu dua kali. Terus Kenzy bilang, Ya Allah Mbak, kenapa? Terus saya dipanggil tuh sama Ibu Erin. Katanya, Herawati sini turun. Saya pun lari. Nah, karena kan saya tadi ngehubungin ibu yayasan, mungkin ibu yayasan nelpon ke Bu Erin, meledaklah dia di situ. Nambah makin marah," tukasnya.
Ia kemudian diminta untuk berjongkok.
"Kata dia gini. Kamu sini jongkok, jangan berdiri. Iya, Bu, saya jongkok kan di depan dia. Dia pakai mukena itu mau salat asar. Nah habis itu dia tendang kepala saya satu kali, ditendang sampai saya terjengkang.
"Ya Allah, Bu, maaf, Bu. Kenapa, sih, Bu. Jangan kasar, Bu. Aku bilang gitu kan," ucap Hera memohon belas kasihan.
"Udah, kamu kerja yang benar, kamu jangan macam-macam sama saya. Kamu enggak bisa kelaur dari sini karena belum ada penggantinya.
"Enggak apa-apa, Bu, saya keluar dari sini aja.
"Bu Erin bilang, enggak saya gaji kamu. Enggak apa-apa enggak digaji, Bu, saya mau keluar, Bu. Tolongin saya. Di cuma ngangguk," katanya.
Alih-alih melunak, Erin justru makin naik pitam.
Ia membanting ponsel milik Hera.
"Udah kamu jangan macam-macam, sana kembali kerja. Kerja yang benar. Pokoknya kamu harus kerja yang benar, pakai otak, ngerti nggak? Sini HP. Terus HP saya kasih dia kan, saya taruhlah di tangga, terus sama dia dibanting dua kali itu dibawa masuk. Kamu kenapa telepon Ibu yayasan, kamu tol*l, yayasan kamu tol*l, saya sudah minta pengganti kamu," seloroh Hera.
Setelah penganiayaan itu, Hera memilih kabur.
"(Semua barang) Masih di rumah Ibu Erin semua. Saya keluar hanya badan saya sendiri, enggak bawa apa-apa," tandasnya.
(Tribunnews.com/ Salma/ Indah)
Baca tanpa iklan