Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Polusi dan Stres Percepat Penuaan, Pakar: Penting Rangsang Pembentukan Kolagen di Lapisan Kulit

Paparan polusi semakin tinggi, UV index juga semakin ekstrem. Itu membuat proses penuaan kulit jadi lebih cepat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polusi dan Stres Percepat Penuaan, Pakar: Penting Rangsang Pembentukan Kolagen di Lapisan Kulit
Tribunnews.com/Rina Ayu Pancarini
PERAWATAN KULIT - Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Yohanes Ridora Gusnanda di Jakarta, Rabu (13/5), menjelaskan tren perawatan kulit saat ini bergerak ke arah prosedur non-invasif yang tetap mengutamakan kenyamanan pasien. 

Ringkasan Berita:
  • Seiring bertambahnya usia, kulit akan mengalami penurunan produksi kolagen dan elastin. Kondisi ini membuat kulit kehilangan kekencangan dan elastisitas, sehingga tampak kendur, muncul garis halus, dan wajah terlihat lebih lelah
  • Selain faktor usia, paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, stres, serta gaya hidup juga dapat mempercepat proses penuaan kulit

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perawatan untuk mengencangkan kulit tanpa operasi atau skin tightening semakin digandrungi seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan prosedur estetika yang praktis dan minim waktu pemulihan.

Salah satu yang mulai dikenal adalah XERF, yang menggunakan pendekatan radiofrekuensi untuk membantu meningkatkan kekencangan kulit.

Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Yohanes Ridora Gusnanda menjelaskan tren perawatan kulit saat ini bergerak ke arah prosedur non-invasif yang tetap mengutamakan kenyamanan pasien.

“Pasien sekarang maunya hasil yang optimal, tapi dengan rasa nyeri yang minimal. Itu yang menjadi tantangan dalam perkembangan treatment estetika saat ini,” ujarnya di Kalyce Clinic, RS Tria Dipa, Jakarta Selatan, Rabu (13/5).

Kulit Kendur Terjadi Secara Alami

Seiring bertambahnya usia, kulit akan mengalami penurunan produksi kolagen dan elastin. Kondisi ini membuat kulit kehilangan kekencangan dan elastisitas, sehingga tampak kendur, muncul garis halus, dan wajah terlihat lebih lelah.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain faktor usia, paparan sinar ultraviolet (UV), polusi, stres, serta gaya hidup juga dapat mempercepat proses penuaan kulit.

“Paparan polusi semakin tinggi, UV index juga semakin ekstrem. Itu membuat proses penuaan kulit jadi lebih cepat,” jelasnya dokter lulusan UGM tersebut.

Teknologi radiofrekuensi (RF) telah lama digunakan dalam dunia dermatologi estetika, lebih dari dua dekade, untuk membantu merangsang pembentukan kolagen baru di lapisan kulit.

Prinsip kerjanya adalah menghantarkan energi panas terkontrol ke jaringan kulit tertentu, sehingga kulit mengalami proses regenerasi secara bertahap dan tampak lebih kencang.

Pengembangan Teknologi

Salah satu pengembangan terbaru dalam teknologi RF adalah sistem dua frekuensi yang digunakan pada XERF. Berbeda dengan teknologi sebelumnya yang hanya menggunakan satu frekuensi, sistem ini menggabungkan dua frekuensi sekaligus agar energi dapat menjangkau lapisan kulit yang lebih luas.

Ditambahkan Vice President of idsMED Aesthetics Indonesia, Andy Rahardja bahwa teknologi ini bekerja dengan menghantarkan energi panas secara presisi ke lapisan kulit tanpa merusak permukaan kulit.

“Sehingga tidak ada luka atau memar, sehingga pasien dapat kembali beraktivitas setelah tindakan. Efek pengencangan kulit sendiri terjadi secara bertahap setelah prosedur,” ujar Andy.

Selain hasil, kenyamanan pasien selama tindakan kini menjadi perhatian utama. Pada beberapa teknologi sebelumnya, energi yang lebih tinggi sering dibutuhkan untuk hasil optimal, namun dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Teknologi terbaru dirancang untuk membantu mengurangi rasa nyeri melalui sistem pendingin (cooling), pengaturan energi yang lebih presisi, serta desain alat yang lebih nyaman digunakan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas