Kuasa Hukum Erin Eks Andre Taulany Percaya Diri Hadapi Kasus ART, Singgung CCTV hingga Privasi Rumah
Kuasa hukum Erin yakin hadapi kasus ART. Sebut kliennya ingin klarifikasi dan singgung bukti CCTV.
Penulis:
Rinanda DwiYuliawati
Editor:
Ayu Miftakhul Husna
Di sisi lain, Sunan tidak menampik adanya kemarahan Erin terhadap mantan ART tersebut. Namun menurutnya, kemarahan itu muncul karena alasan tertentu, bukan tanpa sebab.
"Kalau dibilang marah, ya klien saya marah terhadap ART. Itu tentunya ada sebab dan akibat," dalihnya.
Ia menjelaskan, kemarahan tersebut berkaitan dengan dugaan penyebaran informasi mengenai kondisi rumah pribadi Erin melalui media sosial tanpa izin.
"Marahnya kenapa? Karena tanpa izin, tanpa hak, ya memposting sosial media milik ART yang kami duga jelas-jelas bagaimana sih kamar anaknya, bagaimana sih pintu gerbang dan pos pam-nya, bagaimana sih garasinya, bagaimana sih kolam renangnya."
Menurut Sunan, unggahan semacam itu berpotensi membuka informasi privat yang semestinya tidak disebarluaskan kepada publik.
"Yang itu sangat-sangat tidak sopan dan itu sangat mengkhawatirkan, mengundang orang untuk berbuat jahat. Karena sudah terbuka ya informasi yang seharusnya privasi."
Sunan juga menanggapi anggapan bahwa sejumlah figur publik lain tidak mempermasalahkan rumahnya tampil di media sosial. Ia menilai setiap pemilik rumah memiliki hak menentukan batas privasi masing-masing.
"Kalau ada yang bilang artis lain tidak keberatan kok rumahnya diistilahnya di media sosial, silakan saja. Itu artis yang mana?"
Ia menegaskan, keputusan apakah rumah pribadi boleh diekspos atau tidak sepenuhnya berada di tangan pemilik rumah.
"Intinya kan ini rumah atau kerajaannya siapa? Rumah kepala rumah tangganya mengizinkan atau tidak untuk dieksploitasi," pungkasnya.
Baca juga: Penjelasan Kuasa Hukum soal Tudingan Erin Tahan Gaji ART, Nama Mantan Suami Ikut Terseret
ART Ungkap Dugaan Penganiayaan
Penyalur ART, Nia Damanik mengungkap bahwa Hera sempat menghubungi dirinya di hari kejadian mendapat perlakuan tak menyenangkan dari Erin.
Saat itu, Hera meminta bantuan lantaran kepalanya dipukul menggunakan sapu.
"Kemarin itu kan jam 3 sore tuh, saya ditelepon kan, dia bilang gini 'Halo, kak', katanya 'Apa?' 'Tolongin saya'."
"'Dipukul apanya?' 'Kepala saya dipukul pakai sapu'," bebernya, dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (30/4/2026).
Tak langsung percaya dengan pengakuan Hera, Nia pun menanyakan kesalahan yang telah dilakukan ART tersebut.