Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Ramai Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah Posting Kalimat Bernada Sindiran Singgung Ketenaran Nama

Sarwendah kembali menyuarakan isi hatinya melalui serangkaian unggahan bernada sindiran di akun Threads pribadinya. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ramai Isu Pesugihan Gunung Kawi, Sarwendah Posting Kalimat Bernada Sindiran Singgung Ketenaran Nama
Wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo
DUKA SARWENDAH - Sarwendah berduka. Ayahandanya Hendrik Lo meninggal dunia. Jenazahnya disemayamkan di rumah duka Grand Heaven Pluit, Jakarta Utara, Rabu (23/7/2025). 

Momen tersebut dimanfaatkannya untuk melontarkan pertanyaan satir.

"Kebetulan ini juga disuruh syuting horor ke Serbia, rasanya seperti nyawa nggak ada harganya bahaya luar biasa, apakah diluar negeri juga ada pesugihan?" sindirnya.


Sarwendah Pertimbangkan Langkah Hukum

MOMEN NATAL SARWENDAH - Sarwendah ungkap perbedaan momen Natal tahun ini karena tak ada kehadiran putra sulungnya, Betrand Peto dan mendiang ayahnya, Hendrik Lo. Sarwendah di kediamannya di kawasan Cipete Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2025).
MOMEN NATAL SARWENDAH - Sarwendah ungkap perbedaan momen Natal tahun ini karena tak ada kehadiran putra sulungnya, Betrand Peto dan mendiang ayahnya, Hendrik Lo. Sarwendah di kediamannya di kawasan Cipete Jakarta Selatan, Kamis (25/12/2025). (Tribunnews/Bayu Indra Permana)

Mendengar kabar yang merugikan nama baiknya, pihak Sarwendah langsung mengambil sikap tegas. 

Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, mereka membantah keras tudingan bahwa kliennya menjalani ritual mistis demi kekayaan di Gunung Kawi.

Gara-gara narasi yang beredar luas di jagat maya tersebut, pihak Sarwendah merasa sangat dirugikan. 

Kendati demikian, Chris menyebut pihaknya tidak mau gegabah dan enggan langsung berburuk sangka kepada para pembuat konten.

Pihak kuasa hukum saat ini tengah mempelajari video-video yang beredar untuk mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kita akan pelajari nanti kalau memang ada kaitannya dengan pencemaran kita akan mungkin kita akan coba somasi dulu kita duduk bersama dulu ya," tutur Chris.

Lebih lanjut, Chris menegaskan bahwa pihaknya membuka pintu musyawarah namun tidak akan tinggal diam jika ada unsur kesengajaan untuk menjatuhkan nama baik kliennya.

"Kalau memang tidak sengaja ya kita maafkan ya. Tapi kalau memang sudah sebuah kesengajaan ya pasti kita akan laporkan," lanjutnya.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas