Diperiksa Kasus Penipuan Umrah Hanania Travel, Praz Teguh Tegaskan Bayar Sendiri Hampir Rp 1 Miliar
Usai diperiksa kurang lebih tiga jam, Praz Teguh ungkap fakta mengejutkan. Ia membantah tudingan perjalanannya ke Tanah Suci merupakan endorsement.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Praz Teguh diperiksa polisi sebagai saksi kasus penggelapan Hanania Travel dan mengaku bayar hampir Rp1 miliar demi umrahkan rombongan.
- Bantah di-endorse gratis, Praz Teguh tunjukkan bukti transfer Rp 948 juta ke Hanania Travel untuk berangkatkan 24 orang rombongannya.
- Diperiksa 3 jam di Polda Metro Jaya, Praz Teguh beberkan detail barter konten dan kelayakan Hanania Travel sebelum tersandung kasus hukum.
TRIBUNNEWS.COM - Komika Praz Teguh mendatangi Gedung Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah oleh Hanania Travel.
Usai diperiksa selama kurang lebih tiga jam, Praz mengungkap fakta mengejutkan sekaligus membantah tudingan bahwa perjalanannya ke Tanah Suci merupakan fasilitas gratis atau endorsement.
Di hadapan penyidik, Praz menegaskan bahwa dirinya justru merogoh kocek pribadi hingga nyaris menyentuh angka Rp1 miliar untuk memberangkatkan rombongan keluarganya.
Total ada 24 orang yang ia bawa untuk beribadah umrah pada Februari 2026 lalu.
Baca juga: Anwar BAB Mengaku Dapat Uang Saku dari Hanania Travel, Kini Memilih Mengembalikan Demi Jemaah Umrah
"Tahun 2026 itu kita berangkat sebanyak 24 orang. Dan kita membayar, langsung aja ya, kita membayar di sini sebanyak 819 juta," ujar Praz Teguh di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026), sembari menunjukkan dokumen bukti pembayaran.
Praz menambahkan, nominal tersebut membengkak setelah dirinya melakukan pemesanan peningkatan (upgrade) fasilitas kamar hotel dan tiket pesawat kelas bisnis secara mandiri.
"Total sama saya bayar upgrade kamar dan segala macam itu 948 juta ya. Iya, 948 juta hampir 1 miliar teman-teman, semuanya bayar sendiri, nggak ada yang di-endorse," tegasnya.
Terkait konten promosi Hanania Travel yang pernah dibuatnya, Praz mengklarifikasi bahwa hal tersebut merupakan bentuk kerja sama barter.
Karena membawa rombongan besar sebanyak 24 orang, pihak travel memberikan potongan harga setara empat kursi jemaah atau senilai Rp160 juta. Sebagai timbal balik, Praz membuat konten publikasi tanpa menerima aliran dana sepeser pun.
Jalani Pemeriksaan Tiga Jam dan Serahkan Dokumen
Selama tiga jam pemeriksaan, Praz mengaku dicecar banyak pertanyaan oleh tim penyidik mengenai kronologi kerja sama, proses pendaftaran, hingga situasi perjalanannya dari sebelum berangkat sampai tiba di Makkah.
Praz hadir secara kooperatif untuk menyerahkan seluruh data keberangkatan guna membantu proses hukum.
Ia menceritakan, alasan awal memilih Hanania Travel karena rekam jejak perusahaan yang kala itu terlihat amanah dan bersih dari catatan hukum.
"Kalau seandainya saya tahu ada kejadian kayak gini, nggak mungkin saya pilih dong," kata Praz yang juga menyampaikan rasa prihatin mendalam kepada 2.500 calon jemaah yang menjadi korban penipuan ini.