Jefan Nathanio Mengaku Rasional, Tapi Magang Jadi Dukun Demi Lulus Skripsi
Film Dukun Magang menawarkan cerita tentang benturan antara logika modern dan tradisi mistis yang masih hidup di tengah masyarakat.
Penulis:
Bayu Indra Permana
Editor:
Willem Jonata
Ringkasan Berita:
- Jefan Nathanio berperan sebagai Raka, mahasiswa skeptis yang terpaksa meneliti dunia perdukunan demi kelulusan skripsi.
- Meski bergenre horor, Jefan menyebut film ini 90 persen komedi dan suasana syutingnya penuh tawa, bukan teror.
- Dukun Magang menceritakan petualangan Raka, Sekar, dan Boiman di Desa Kalimati yang penuh rahasia mistis dan komedi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Riuh tawa mewarnai sesi wawancara para pemain film horor komedi Dukun Magang.
Di tengah candaan yang saling dilempar antarpemain, aktor Jefan Nathanio beberapa kali terlihat tertawa lepas.
Meski suasana berlangsung santai dan penuh humor, Jefan memberikan jawaban tegas ketika ditanya mengenai pandangannya terhadap dukun.
Profesi itu menjadi bagian penting dalam film yang baru saja dibintanginya, yakni Dukun Magang.
Baca juga: Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Batch 9 2026, Tersedia Penempatan Jakarta dan Riau, Cek Syaratnya
"Aku Jefan perannya jadi Raka anak kuliahan yang pengin magang jadi dukun," ujar Jefan Nathanio sambil tertawa di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026).
"Skeptis. Sama seperti Raka, skeptis. Tapi percaya ada hal-hal gaib," kata Jefan.
Pandangan tersebut rupanya selaras dengan karakter Raka yang ia perankan dalam film Dukun Magang.
Menurut Jefan, Raka menjadi sosok yang paling rasional dibanding karakter lainnya dalam film tersebut.
"Enggak, enggak (karakter Raka tidak komedi). Raka ini orang yang paling waras dibanding yang lain," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Jefan juga menjelaskan garis besar cerita film tersebut.
Ia menyebut Raka merupakan mahasiswa tingkat akhir yang kesulitan menyelesaikan skripsinya.
"Ini film menceritakan tentang perjalanan Raka, aku nih Jefan. Anak kuliah semester 8, menyelesaikan skripsi tapi skripsinya enggak di-acc terus," tuturnya.
"Akhirnya si cewek ini mengusulkan ide untuk pergi ke Desa Kalimati," jelas Jefan Nathanio.
Meski mengusung tema dunia perdukunan dan unsur horor, Jefan menilai porsi komedi dalam film ini jauh lebih dominan.
"Ini 90 persen komedi," ujarnya sambil tertawa.
"Jadi selama syuting pun enggak ada horor-horornya sama sekali, justru kita malah ketawa mulu di set, di basecamp ketawa," ungkap Jefan.
Film Dukun Magang menawarkan cerita tentang benturan antara logika modern dan tradisi mistis yang masih hidup di tengah masyarakat.
Kisahnya berpusat pada Raka Mahardika, mahasiswa tingkat akhir yang selama ini menganggap dunia gaib hanyalah mitos.
Namun pandangannya mulai berubah ketika skripsinya terus ditolak oleh dosennya, Pak Arief.
Demi lulus kuliah, Raka akhirnya memilih topik penelitian mengenai dunia perdukunan di Desa Kalimati, sebuah desa terpencil yang dikenal kuat dengan tradisi mistisnya.
Dalam perjalanannya, Raka tidak sendirian. Ia ditemani Boiman, sahabatnya yang penakut namun setia, serta Sekar, teman kampus yang berasal dari Desa Kalimati.
Kehadiran Sekar menjadi jembatan bagi Raka untuk mengenal kehidupan masyarakat desa yang masih memegang erat tradisi dan kepercayaan turun-temurun.
Niat awal Raka yang hanya ingin mengumpulkan data penelitian perlahan berubah menjadi petualangan penuh misteri.
Bersama teman-temannya, ia mulai menemukan berbagai ritual aneh, rumah-rumah tua yang menyimpan rahasia, hingga sosok Mbah Djambrong, dukun legendaris yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan desa dari gangguan gaib.
Masalah semakin besar ketika Raka tanpa sengaja membangkitkan amarah Kuntilanak Hitam, entitas gaib yang telah lama terkurung di Desa Kalimati.
Teror demi teror pun menghantui mereka dan memaksa Raka mempertanyakan keyakinannya selama ini bahwa segala sesuatu dapat dijelaskan dengan logika.
Selain Jefan Nathanio, film berdurasi 100 menit ini juga dibintangi Hana Saraswati sebagai Sekar dan Fajar Nugra sebagai Boiman.
Deretan pemain lain yang turut meramaikan film ini antara lain Adi Sudirja, Yan Patroman, Wira Nagara, Mang Osa, Salsabila Zahra, Dodit Mulyanto, dan Mo Sidik.
Rencananya film horor komedi Dukun Magang akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 18 Juni 2026.
(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.