Tribun

Kedai Kopi Ini Tawarkan Pengalaman Ngopi di Metaverse, Seperti Apa Wujudnya?

Kedai kopi yang berdiri sejak 2017 ini membuat berkolaborasi dengan WIR Group, untuk mengembangkan layanan dan memberikan pengalaman ngopi ke digital.

Penulis: Mikael Dafit Adi Prasetyo
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Kedai Kopi Ini Tawarkan Pengalaman Ngopi di Metaverse, Seperti Apa Wujudnya?
Instagram @krintji.kopi
Barista di Kopi Krintji, Jakarta Selatan. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Mikael Dafit Adi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kehadiran teknologi metaverse terus menginspirasi berbagai sektor usaha termasuk para pelaku ekonomi UMKM menggali potensi yang dapat dikembangkan dalam platform digital ini.

Seperti dilakukan pengelola Kopi Krintji. Kedai kopi yang berdiri sejak 2017 ini membuat berkolaborasi dengan WIR Group, perusahaan teknologi augmented reality lokal untuk mengembangkan layanan dan memberikan pengalaman ngopi ke ranah digital.

Menurut Anita Sukarman, sang owner Kopi Krintji, transformasi digital melalui adopsi teknologi digital merupakan keharusan di tengah persaingan usaha yang kian ketat.

"Penggunaan teknologi digital metaverse memungkinkan kami melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan potensi yang kami miliki baik dalam pemasaran maupun layanan yang memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan kami,” kata Anita Sukarman, di sela penandatanganan kesepakatan kerjasama dengan Chief Marketing Officer (CMO) WIR Group, Gupta Sitorus, di Jakarta, Rabu, (20/4/2022).

Baca juga: Lirik Peluang Baru, Maskapai Emirates Bangun Ruang Digital Metaverse

Menurut Anita, dengan mengadopsi teknologi digital metaverse diharapkan dapat meningkatkan strategi kedai kopinya dalam mengembangkan usaha menghadapi kompetisi.

Dia melihat, perkembangan tren bisnis kopi di Indonesia berlangsung cukup pesat selama beberapa waktu belakangan ini. Minum kopi lebih dari sekadar aktivitas, minum kopi sudah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup.

Baca juga: Zara Jajaki Metaverse, Susul Balenciaga hingga Gucci Ekspansi di Dunia Digital

Anita juga melihat peluang untuk melakukan kolaborasi bisnis dengan berbagai pihak, baik di dalam negeri maupun secara global, yang saling menguntungkan.

Menurut dia, bisnis kopi di Indonesia memiliki potensi yang luar biasa yang belum dikembangkan secara maksimal.

Baca juga: Lihai Berekspansi di Metaverse, Mark Zuckerberg Diprediksi Bisa Pimpin Dunia Virtual

“Indonesia negara penghasil kopi keempat terbesar di dunia, pengembangan bisnis kopi di Indonesiasangat potensial. Namun sayangnya, brand-brand internasional yang berkembang dan dikenal di Indonesia justru bukan dari negara penghasil kopi," kata dia.

Dia berharap, dukungan teknologi metaverse bisa mendorong brand lokal yang lebih berkualitas dan dapat menembus pasar lokal dan global.

Baca juga: Alibaba Terjun ke Metaverse, Suntik Dana 60 Juta Dolar ke Produsen Kacamata AR

Chief Marketing Officer WIR Group, Gupta Sitorus menegaskan “Platform Metaverse yang dibangun perusahananya merupakan kontribusi dari kami yang telah berkarya dibidang AR (Augmented Reality), VR (Visual Reality) dan AI (Artificial Intelligence) sejak 2009.

"Metaverse akan menjadi pintu gerbang yang membawa manusia merasakan berbagai pengalaman digital dan menjadi platform yang bahkan bisa menyerap tenaga kerja baru," kata dia. 

Menurut Gupta, kunci yang penting adalah keinginan dan kesadaran dari pemilik usaha untuk mau melakukan transformasi digital untuk usahanya agar tetap berada dalam jalur kompetisi yang semakin ketat ke depan.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas