Kemenpora Dinilai 'Cueki' Daud Jordan
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dinilai cuek atau tidak memerdulikan petinju nasional Daud Jordan
Penulis:
Glery Lazuardi
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dinilai cuek atau tidak memerdulikan petinju nasional Daud Jordan, yang baru saja meraih gelar juara tinju dunia kelas ringan versi IBO.
Kakak kandung sekaligus Pelatih Daud Yordan, Damianus Yordan, mengeluhkan tidak adanya bantuan dalam bentuk apapun sebagai wujud kepedulian Kemenpora maupun pemerintah daerah kepada sang adik.
Padahal, selain meraih gelar juara, Daud juga mencatatkan diri sebagai petinju pertama di Indonesia yang berhasil meraih dua kali gelar juara di kelas berbeda, namun Damianus Yordan mengaku, pemerintah masih bersikap cuek.
"Perhatian pemerintah baik daerah maupun pusat sampai saat ini belum sampai ke sana. Kalau dari pemerintah Alhamdulillah sampai saat ini belum ada ucapan," kata Damianus ditemui di Kantor DPP Partai NasDem, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2013).
Seharusnya, kata Damian, Kemenpora maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bisa memberi perhatian yang lebih kepada Daud maupun petinju lainnya. Dengan begitu, diharapkan bakal banyak petinju nasional yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
"Sarana latihan Daud sangat jauh dari kata modern. Dengan sarana seperti itu, kami mampu melahirkan juara dunia. Apalagi kalau Kemenpora dan KONI memberikan perhatin lebih, pasti kita banyak melahirkan juara dunia," tuturnya.
Sikap cuek Kemenpora itu juga diakui sendiri oleh Daud Jordan. Ia menduga, minimnya bantuan dari negara itu dikarenakan pihaknya belum dekat dengan pemerintah.
Meski demikian, Daud mengaku tidak mau mempersoalkan hal tersebut. "Ini gelar bagi bangsa Indonesia. Saya hanya berpikir positif, mungkin karena (tinju) belum berprestasi," tandasnya.