Pacuan Kuda di Masa Lebaran
Tidak semua kegiatan olahraga lokal rehat di masa-masa perayaan Idul Fitri.
Editor:
Toni Bramantoro
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tidak semua kegiatan olahraga lokal rehat di masa-masa perayaan Idul Fitri. Berkuda, misalnya, menjadi salah satu cabang olahraga yang justru banyak diperlombakan untuk memeriahkan Lebaran ini. Ada beberapa perlombaan berkuda di sejumlah daerah.
Noviardi Sikumbang, Wakil Sekretaris PP Pordasi, menjelaskan adanya beberapa perlombaan yang sudah diinformasikan ke pihaknya. Pada 11 hingga 14 Agustus, misalnya, digelar Kejuaraan Pacuan 'Bupati Kebumen Cup', di lapangan Tegalrejo, Ambal Resmi, Kebumen, Jawa Tengah. Selain itu, pada 12-13 Agustus, ada Kejuaraan Pacuan 'Bupati Blitar Cup'. di lapangan Pikatan, Blitar, Jatim.
"Kejuaraan-kejuaraan itu bisa menjadi hiburan bagi pencinta berkuda Ibukota yang mudik ke daerahnya masing-masing," ujar Noviardi, Minggu (4/8/2013). Noviardi menduga ada beberapa kejuaraan pacuan lainnya tetapi belum secara resmi disampaikan ke pusat.
Dari keterangan Ketua Umum PP Pordasi Muhammad Chaidir Saddak, disamping dua kejuaraan di atas, memang ada 'event' pacuan lainnya sepanjang Agustus ini.
"Di Pangandaran juga akan ada pacuan, sepertinya persis 17 Agustus nanti, untuk sekaligus memeriahkan perayaan Hari Kemerdekaan," ungkap Eddy Saddak, sapaan karib pemilik Aragon stable, Lembang, itu.
"Di Payamkumbuh, Sumbar, dengar-dengar juga akan ada kejuaraan. Di Tampaso, Manado, begitu juga," ujar Eddy Saddak.
KMuhammad Chaidir Saddak sangat gembira dengan perhatian atau antusiasme tinggi dari daerah-daerah, untuk terus memajukan pacuan, salah satu disiplin berkuda selain polo dan ketangkasan (equestrian).
"Di daerah-daerah yang lebih hidup memang pacuan, karena itu mereka lebih mudah menggelar kejuaraan pacuan," jelas Eddy Saddak.
Meningkatnya intensitas kejuaraan pacuan tentunya juga tak bisa dilepaskan dari kinerja baik kepengurusan Pengprov Pordasi masing-masing. "Kalau Jabar, Jateng, Jatim, Sumbar dan Sulut, itu memang daerah-daerah yang jadi barometer pacuan," kata Eddy Saddak, sembari mengingatkan bahwa kejuaraan pacuan memiliki potensi besar meningkatkan devisa daerah dari ketertarikan minat wisatawan. "Dari dulu pacuan kuda itu menjadi salah satu ikon untuk pengembangan pariwisata daerah," tegasnya.
Untuk pacuan ini PP Pordasi memiliki 16 agenda kejuaraan sepanjang 2013, dan sudah sembilan yang diselenggarakan. 'Event' ke-10 adalah Ramadhan Cup, yang dijadwalkan 28 Juli lalu, namun dibatalkan karena terlalu berdekatan dengan final seri-1 kejurnas pada 7Juli lalu.
Agenda resmi Pordasi baru dipentaskan kembali pasca Lebaran, melalui babak penyisihan dan final seri-2 kejurnas, pada 8 dan 15 September 2013 di Tegal Waton, Salatiga. 'Event' terakhir, pada 8 Desember, 'Sawahlunto Derby' di Sawahlunto, Sumbar.