Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Sport
LIVE ●

Tsuneo Menangis Melihat Anak Asuhnya Dicurangi

Kondisi ini membuat semua atlet dan ofisial ikut menangis.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Ravianto
zoom-in Tsuneo Menangis Melihat Anak Asuhnya Dicurangi
Pelatih tim judo Indonesia, Tsuneo Sengoku (kiri) 

TRIBUNNEWS.COM, NAYPYITAW - Judo Indonesia gagal mempersembahkan medali emas setelah di kelas -90 kg, Horas Manurung kalah kontroversial dari pejudo tuan rumah Zin Linn Aung di Zeyar Thiri Indoor Stadium, Naypyitaw, Myanmar, Sabtu (21/12/2013).

Kekalahan Horas Manurang dari atlet tuan rumah membuat sang pelatih asal Jepang Tsuneo Sengoku melakukan protes keras. Namun upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil.     

Pelatih yang sudah lancar berbahasa Indonesia itu bahkan menangis saat anak asuhnya dikalahkan dengan cara yang tidak fair. Kondisi ini membuat semua atlet dan ofisial ikut menangis.
     
"Seharusnya wasit menghentikan pertandingan saat atlet Myanmar mengunci bahu Horas. Tapi wasit malah meminta atlet Myanmar meneruskan pertandingan meski Horas tidak siap," katanya dengan mata yang sembab.
     
Sementara itu Horas Manurung tidak kalah kecewanya dengan Ketua Umum PJSI maupun pelatih. Bahkan atlet andalan Indonesia itu tidak percaya dengan kondisi yang terjadi. "Ini tidak fair. Memang banyak kejadian seperti ini. Tapi disini jauh lebih parah," katanya dengan menghela nafas panjang. 
     
Dengan selesainya pertandingan maka kontingen Indonesia tidak mendapatkan satu pun medali emas. Sesuai dengan rencana, kontingen judo akan bertolak ke Tanah Air, Minggu (22/12/2013).

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas